MKKS SMP Tanjabtim Study Banding Kesekolah Sehat Tingkat Nasional

banner 468x60)


MALANG, RJC- Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dikomandoi Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjabtim melakukan kegiatan Study Banding ke kota Malang dan Bali, mulai 23 sampai 27 Januari 2019.
Pada pagi Kamis (24/1) rombongan MKKS SMP Tanjabtim tiba di SMP 10 Kota Malang, sekolah ini merupakan Sekolah SMP Sehat tingkat Nasional se_indonesia.
Kadis Pendidikan Kabupaten Tanjabtim Junaedi Rahmat berkata kami masih harus banyak lagi belajar, mengenai pengelolaan Sekolah Sehat, karena salah satu SMP 21 Tanjabtim nantinya Mewakili Provinsi Jambi, untuk Berlaga ditingkat Nasional, tentu kami ingin belajar banyak disekolah ini, kelembagaan yang mengajarkan cara hidup berprilaku bersih terhadap Sekolah dan Lingkungan Sekolah serta menanamkan aklak yang baik dan menyadari pentingnya hidup sehat bersih tuturnya.
Dengan study Banding ini diharapkan nantinya, Sekolah Sekolah SMP yang ada di Kabupaten Tanjabtim juga dapat menerapkan dan melakukan sebagaimana yang telah dilihat di SMP 10 Kota Malang ini, terang Junaedi Rahmat.
Tak lupa kami sangat mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga, atas sambutan dari Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kepala Sekolah SMP 10 Kota Malang dan kami juga mengundang untuk berkunjung ke Provinsi Jambi khususnya di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung, ungkap Junaedi Rahmat.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Jubaida mengungkapnya sebenarnya dunia pendidikan sama saja, meski pak kadis Pendidikan bukan dari basic Pendidikan namun terpanggil untuk membangun dunia Pendidikan, semoga pendidikan Tanjabtim nantinya lebih maju lagi dari kota Malang ini, terimakasih atas kunjungannya  diKota Malang ini, ucapnya.
Ia sudah 6 Tahun bergelut dengan dunia pendidikan ini, dikota Malang ini ada 5 Kecamatan, sekolah PAUD muridnya kurang lebih 30 Ribu, SD sebanyak 86 Ribu anak, SMP berjumlah 41 Ribu Siswa dan para guru berjumlah 10 ribuan, serta bekerja sesuai dengan  visi dan misi pimpinan kita tepat sasaran, terangnya.
Menjawab pertanyaan Tanjabtim permendikbup tentang kerja guru 40 jam/ Minggu 8 jam/hari ketemunya, kami sudah melaksanakannya, Suka tidak suka dan maupun tidak mau, gurunya dan muridnya pasti fullday, kendala dan pertanyaan sudah pasti ada baik dari Anggota DPRD dan orang tua murid, namun kami yakin bila tidak dilaksanakan anak itu sendiri yang rugi dan banyak ketinggalan, paparnya. (4N5)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)