Nalim berpeluang kembali jadi bupati Merangin

banner 468x60)
Mantan Bupati Merangin

Mantan Bupati Merangin

Merangin- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2015 lalu memunculkan cerita baru dan menarik. Dimana sejumlah mantan kepala daerah yang sebelumnya kalah bertarung di Pilkada, akhirnya berjaya kembali.
Untuk pilkada yang baru saja digelar dalam lingkup provinsi Jambi, Kabupaten Batanghari, di tahun 2010 menggelar Pilkada. Saat itu Syahirsyah merupakan kandidat incumbent yang ikut bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di Batanghari. Di Pilkada 2010, Syahirsyah ditumbangkan oleh lawannya A Fattah yang berpasangan dengan Sinwan.
Pada Pilkada serentak 2015, Syahirsyah muncul kembali dan berpasangan dengan Sofia Fattah yang merupakan istri mantan bupati Batanghari, Fattah. Syahirsyah mencoba menantang jago Incumbent, Sinwan dan dua calon bupati lainnya. Hasilnya Syahirsyah-Sofia Fattah berhasil memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Bupati Batanghari periode 2016-2021.
Sejarah serupa terjadi pada Pilkada Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar). Syafrial yang merupakan mantan bupati Tanjabbar, kembali ikut bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di Tanjabbar. Hanya saja, di Tanjabbar ini tidak dikuti jago incumbent, Usman Ermulan, lantaran sudah dua periode menjadi bupati Tanjabbar. Namun demikian, Di Pilkada Serentak ini, Syafrial juga berhasil merebut kursi orang nomor satu di Tanjabbar, yang lima tahun lalu terlepas darinya.
Dua kabupaten yang menggambarkan kekuatan para mantan bupati, sedikit banyak juga akan berpengaruh pada peta politik di Kabupaten Merangin yang dijadwalkan menggelar Pilkada pada tahun 2018 mendatang.
Prediksi ini muncul seiring menguatnya nama Nalim yang merupakan bupati Merangin periode 2008-2013, belakangan santer dikabarkan akan kembali bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di Merangin.
Pengamat politik Jambi, Dasril Radjab saat dimintai komentarnya, mengaku bahwa peluang Nalim untuk kembali menahkodai kabupaten Merangin sulit terbantahkan, insting politik Nalim yang menurutnya sangat dinamis, menjadi salah satu modal awal bagi terbukanya peluang mantan Bupati Merangin itu.
‘’Dia (Nalim_red) merupakan mantan bupati yang insting politikinya cukup dinamis dan hidup. Ada dua kemungkinan yang membuat peluang kembalinya mantan bupati itu terbuka, pertama dia merupakan mantan incumbent, yang kedua Insting politiknya masih kuat,” ujar Dasril.
Posisi Nalim yang merupakan mantan Bupati Merangin, manurut dia banyak sedikit tentu membuat nama Nalim masih cukup melekat di hati warga Merangin. Namun demikian dia juga mengatakan, mengingat waktu pelaksanaan pilkada Merangin masih cukup lama, untuk saat ini dirinya menyatakan, jika berbicara mengenai peluang Nalim untuk kembali memimpin Merangin, tentu belum bias di pastikan.
‘’Bicara soal peluang, untuk saat ini kita katakana masih 50-50. Tinggal lagi bagaimana mereka menjalankan politik ini lebih awal, kalau mereka terlambat, mungkin saja akan tertinggal,” katanya.
‘’Selain itu, siapa pendamping yang akan dipilihnya nanti, tentu juga merupakan hal yang sangat menentukan,” tambah dia.
Terpisah, Mantan Ketua Tim Pemenangan Zumi Zola-Fahrori Umar pada Pemilihan Gubernur Jambi 2015 lalu, Adrianus mengatakan, jika figur Nalim masih diinginkan oleh masyarakat Merangin.
Adrianus mengatakan, keinginan masyarakat agar Nalim kembali memimpin terlihat saat kehadiran Nalim di Kabupaten Merangin. Banyak tokoh masyarakat yang menemui dan meminta Nalim untuk kembali maju di Pilkada Merangin yang digelar tahun 2018 mendatang.
‘’Benar kita masih berharap Pak Nalim mau mencalon pada Pilkada Merangin mendatang, dan ini terbukti setiap Pak Nalim ke Merangin banyak tokoh masyarakat yang meminta waktu ketemu di beliua meminta untuk mencalonkan lagi,” kata Adrianus.
Dikatakan Adrianus bahwa sejauh ini Nalim masih memiliki tempat di hati masyarakat Merangin, dan ini terlihat ketokohan Nalim dari perhelatan akbar Pilkada Provinsi Jambi yang lalu bersama tim Sukses Zola. Nalim berhasil mendongkrak perolehan suara pasangan Zola-Fahrori di kabupaten Merangin.
‘’Ini terlihat jelas jika Pak Nalim masih memiliki tempat di hati masyarakat Merangin, sebagai dewan pembinan Tim Zola-Fahrori bisa mendongkrak suara ZZ-FU terbukti hasil fleno KPU kita Kalah tipis,” ungkap Adrianus.
Hal senada juga diungkapkan oleh tokoh Masyarakat Merangin Asal Tabir Ulu Desa Kapuk, Kaharudin. Dirinya dengan sejumlah tokoh dan elemen masyarakat bahkan sudah menemui H.Nalim untuk meminta kesediaannya maju lagi sebagai Bupati Merangin periode 2018-2023.
‘’Saya bersama beberapa tokoh masyarakat meminta pak Nalim agar mau mencalon lagi,” ungkapnya.
Banyaknya permintaan oleh masyarakat kabupaten Merangin agar dirinya maju pada Pilkada Merangin mendatang tidak dibantah oleh Nalim.
‘’Ya, saya banyak diminta tokoh masyarakat Merangin untuk maju lagi, yang jelas jika memang masyarakat yang meminta saya siap,” kata Nalim.(MT)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)