Nawaf Warga Pemusiran Mengeluh, Lahan Karetnya Terkena Limbah Perusahaan

banner 468x60)

Jambi – Nawaf salah satu warga Desa Pemusiran, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun mengeluh dikarenakan lahan karet miliknya terkena dampak limbah yang diduga dari perusahaan tambang batu bara PT. Jambi Prima Coal (JPC) dan PT. Dimar Kalimantan Coal (DKC). Hal tersebut dikatakannya melalui via telpon seluler kepada awak media. Kamis (11/4/2019).

” Lahan karet saya terkena dampaknya dan kurang lebih satu hektare terendam selain itu dampak – dampak di masyarakat sudah banyak. Dan tidak ada ganti rugi dari perusahaan atas dampak tersebut,” sebutnya.

” Selain itu juga limbahnya mengalir ke Sungai juga, dan Sungai itu tempat orang mandi, ” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan sebelumnya dari pihak DLH Kabupaten Sarolangun bersama PT. DKC, PT. JPC, dan pihak warga Pemusiran telah melakukan mediasi untuk mencari solusi dalam hal ini.

” Sebelumnya kami sudah mediasi terhadap perusahaan dan pihak DLH, Namun sampai saat ini belum ada titik terangnya,” ungkapnya.

Ia berharap atas permasalahan tersebut bisa diatasi dan lahan karet yang ia miliki bisa diganti rugikan oleh pihak perusahaan. (Syah)

Comments

comments

banner 468x60)

Lahan Karetnya Terkena Limbah Perusahaan Nawaf Warga Pemusiran Mengeluh

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)