Oknum ASN Pemkab Kerinci Diduga Miliki Galian C Ilegal

banner 468x60)

KERINCI – Kegiatan Pengerukap tanah dengan alat berat atau biasa disebut dengan galian C di Kabupaten Kerinci mulai menjamur di beberapa Kecamatan.

Meskipun tidak memiliki izin resmi dari Pemerintah Daerah (Pemda) puluhan galian C tetap beroperasi tanpa ada tindakan dari aparat hukum dan Dinas ESDM Provinsi Jambi.

“Iya banyak galian C ilegal yang tidak memiliki izin yang beroperasi di beberapa Kecamatan di Kerinci salah satunya di Siulak Deras tepatnya di pinggir jalan Nasional,” kata Arif salah seorang warga Kerinci.

Selain tidak memiliki izin, galian C yang berada dijalan nasional juga berdampak terhadap lingkungan, akibatnya ruas jalan Nasional menjadi rusak dengan adanya mobil dump truck yang lalulalang mengangkut material galian C. “Ini yang membuat ruas jalan Nasional cepat rusak,” ungkapnya.

Dirinya juga menyayangkan adanya galian C ilegal yang beroperasi di Kerinci diduga milik ASN di lingkup Pemkab Kerinci. “Galian C yang berada di pinggir jalan Nasional diduga milik ASN di lingkup Pemkab Kerinci,” tutupnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kerinci, asal Kayu Aro yang tidak ingin disebutkan nama membenarkan menjamurnya galian C ilegal di Kerinci. Dia meminta keseriusan pemerintah daerah menangani galian C ilegal ini. “Ya itu ada beberapa galian C baru yang tidak mempunyai izin dari pemerintah baru beroperasi, galian C baru tersebut pas di pinggir jalan Nasional,” katanya.

Dia minta kepada Pemerintah Daerah turun melihat galian C ilegal dan mempertanyakan izin dari ESDM Provinsi Jambi, jika tidak ada izin silakan tutup sementara, karena bisa berdampak buruk bagi masyarakat sekitar tambang tersebut.(Mak)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)