Oknum PNS cabuli anak tetanggo

banner 468x60)

images(1)
MUARA BUNGO-Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten
Bungo, kali iko yang menjadi korbannyo adalah seorang anak berinisial KI (16) Warga Desa Padang
Bedaro, Dusun Tanah Tumbuh, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo.

Parahnyo lagi, perbuatan idak senonoh iko dilakukan oleh seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kecamatan
Tanah Tumbuh, berinisial AO (36), pelaku iko idak lain tetanggo korban dewek.

Fahrul, keluargo korban saat dikonfirmasi mengatokan kejadian
bermulo saat dikediaman pelaku AO sedang ado perehapan rumah sekitar bulan Juli lalu, pado saat itu korban KI disuruh isteri pelaku membantu memasak untuk tukang yang sedang mengerjokan perehapan rumah, mulai dari situ korban KI sering bertemu dengan pelaku AO.“Yo bang awal mulonyo ponakan sayo sering bantu
bantu masak untuk makan tukang bangunan dari situlah ponakan sayo
sering keluar masuk rumah AO itu,” ungkap fahrul.

Dijelaskan Fahrul,pado tanggal (09/10) siang aksi bejat AO diketahui
oleh istrinyo dewek, pado saat itu istri AO bernamo Ramlah baru pulang
dari dusun asalnya di simpang seling Bangko, setibonyo dirumah dio
Negok suaminyo AO dan korban Ai sedang telanjang, dan dirinya langsung
melaporkan kejadian itu kepihak keluargonya.

Fahrul menambahkan korban KI saat ditanyoi oleh keluargonyo mengakui jika
dirinyo sudah duo kali disetubuhi oleh pelaku AO, KI mengaku kejadian
pertamo terjadi di bulan Juli, saat itu dirinyo dipakso dengan tangan
diikat untuk melayani nafsu bejat AO. Kejadian yang keduo kalinyo dilakukan
didapur dan langsung ketahuan oleh istrinyo.

“Setelah kepergok istrinyo, warga sekitar malamnya langsung menggelar duduk
ninik mamak, dan pelaku AO dan korban AI dinikahkan dengan surat perjanjian
yang dibuat keluarga korban,”ujar fahrul.

Zaini yang juga keluarga dekat korban saat dikonfirmasi mengatokan
pernikahan AO dan KI yang dilakukan  dengan surat perjanjian jika AO akan
sepenuhnyo bertanggung jawab atas hidup KI, ternyata tidak bertahan lamo,
selang seminggu pelaku AO meninggalkan KI begitu bae dan menghilang.

“Kami mengetahui bahwo KI di tinggalkan begitu ae, kami langsung
melaporkan kejadian ini kePolres Bungo pada (20/10), dengan laporan
pencabulan,” ungkap Zaini.

Sementaro itu Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ardi Kurniawan saat
dikonfirmasi Minggu (27/12) membenarkan atas adanyo laporan tersebut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan saksi2, korban dan visum. Namun
keberadaan terlapor sejak dilaporkan belum diketahui. Saat ini sedang upaya
pencarian guna lakukan penangkapan terhadap terlapor dari hasil visum korban KI diketahui ado robekan
dikemaluannyo,” tutupnyo. (Ade)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)