PAD Aset Pemda Belum Tergarap Maksimal

815 views
banner 468x60)

Romi : Kegiatan Bintek OPD Gunakan Aset Pemda

Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Hendry

MUARASABAK – Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tentunya harus banyak potensi yang digarap, berbagai sektor yang menjanjikan menjadi andalan untuk meningkat PAD. Dari semulah PAD yang menjadi andalan beberapa OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), ternyata masih ada beberapa potensi yang belum tergarap dengan optimal. Salah satunya penggunaan fasilitas yang merupakan aset Pemda sendiri. Padahal jika tergarap, PAD yang diperoleh cukup menjanjikan.

Menanggapi hal ini, Bupati Tanjabtim H. Romi Hariyanto meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melakukan Bimbingan Teknis (Bintek) dianjurkan untuk menggunakan aset Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjabtim. Menurut Romi, saat ini PAD yang ada baru menyumbang sebesar 4,03 persen. Untuk itu, butuh kerja keras dan pemikiran serta dukungan bersama bagaimana meningkatan PAD dari berbagai potensi yang ada. “Kalau bukan kita siapa lagi, mari sama-sama berkomitmen meningkatkan PAD dari berbagai potensi yang ada,” kata Bupati.

Dikatakan Romi, Pemerintah Daerah sendiri tengah berupaya keras mendapatkan PAD dari berbagai sektor yang menghasilkan. Tentunya upaya ini tidak akan berhasil tanpa ada dukungan dari OPD yang yanag ada dilingkup Pemerintahan Kabupaten Tanjabtim. Dari mulai potensi yang terkecil hingga potensi terbesar, saat ini para OPD harus mencari sumber-sumber PAD. Salah satunya dengan mengharuskan setiap OPD yang memiliki kegitan Bintek untuk melakukan kegautan di dalam kabupaten dengan memanfaatkan fasilatas aset milik pemerintah daerah. “Saya yakin ini akan lebih efesien. Kenapa demikian dari harga sewa jauh lebih murah dibanding dengan harga sewa hotel,” ujar Bupati.

Apalagi, tambah Bupati, aset milik Pemerintah Daerah di bangun memang untuk digunakan. Dan jika kegiatan bisa dilakukan di kabupaten sendiri kenapa harus dilakukan di luar kabupaten dengan nota bene pengeluaran jauh lebih besar. Sedangkan jika dilakukan di dalam kabupetan jelas ada potensi yang dihasilkan. “Jadi jika bukan OPD yang menggunkan lalu siapa lagi. Ased inikan dari kita untuk kita,” sebut Romi.

Permintaan ini dijelaskan Bupati, bukan tanpa alasan. Dimana sebelum menjabat sebagai Bupati, dirinya pernah menjabat sebagai Ketuad DPRD tiga priode, tentunya terkait hal Bintek dirinya telah memahami. Untuk itu, dirinya menakankan agar kegiatan bintek harus dilakukan di gedung aset milik Pemda. “Jangan bodoh-bodohin kami dengan hal ini. Saya sudah perintahkan pak seda,dan dinas DPKAD untuk membuat surat edaran terkait hal ini,” jelasnya.

Bupati juga mengakui, jika ada catatan tersendiri bagi dinas yang melakukan bintek diluar kabupaten. Padahal bintek tersebut bisa dilakukan di dalam kabupaten. “Ini peringatan yang terakhir. Kalau masih ingin bekerjasama tolong bantu pemerintah daerah dan Jangan coba-coba mengulangi,” tandasnya.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)