Pelantikan Batal, Ini Reaksi Kades Pematang Lumut

banner 468x60)

img1466325719881

-Laporan wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya

rakyatjambi.co, TANJAB BARAT- Pelantikan Kepala Desa (Kades) terpilih di Kabupaten Tanjung Jabung Barat hanya dilakukan terhadap 43 orang saja dari 45 orang kades terpilih yang mengikuti pilkades serentak pada 19 mei 2016 lalu. Dua kades batal dilantik pada pelantikan yang digelar di Aula gedung balai pertemuan kantor Bupati Tanjab Barat Kamis (16/06/16).

Salah satu Kades terpilih namun batal dilantik itu adalah Kades Pematang Lumut, Kecamatan Betara. Batalnya pelantikan ditegaskan langsung oleh Bupati Safrial, Safrial berkilah di Batalnya pelantikan dikarnakan adanya kesalahan prosedur panitia Pilkades, sehingga menyebabkan 2 dari 5 calon kades yang memperoleh suara terbanyak yakni Arifin Seregar dan Hasan Basri Harahap berujung sengketa.

Menyikapi hal ini, Arifin Seregar yang merupakan kades terpilih no urut 5 dengan suara terbanyak menyebutkan. Dirinya tidak mempermasalahkan dirinya batal dilantik, menurutnya
Pelantikan dirinya sebagai Kades hanya tertunda.“Biasa biasa aja, karna ini namanya proses demokrasi, tertunda itu adalah hal biasa. Namun harapan saya sebagai kandidat terpilih jangan dinodai pesta demokrasi kedaulatan rakyat desa pematang lumut, harapan kita ke Pemerintah Daerah ditegakkan aturan, ditetapkan yang menang siapa yang menang dan siapa yang kalah, ya kalau sudah menang ya dilantik,” kata Arifin Seregar.

Arifin mengaku yakin dirinya bakal dilantik, karna menurutnya Pilkades berjalan sesuai dengan peraturan yang ada tanpa adanya kecurangan.

Dikatakannya ,Dalam pesta demokrasi yang telah berlangsung dirinya memperoleh suara terbanyak. dari lima kandidat lainnya, yakni 658 suara dari DPT sebanyak 2.033 suara. “Kalau saya tetap optimis karna apapun mekanisme pemilihan ini sudah sesuai dengan aturan perda atau perbub yang berlaku, dalam pelaksanaan pilkades setahu saya tidak ada manipulasi, kecurangan atau sengaja mendeskriditkan antar satu kandidat, Ini adalah murni suara masyarakat desa pematang lumut,” Tuturnya.

Terpisah, Calon Kades pematang lumut dengan suara terbanyak kedua yang kalah dengan selisih 94 suara dan mengajukan keberatan terhadap hasil pilkades ke pemkab tanjab barat, Hasan Basri Harahap menyambut baik keputusan Bupati yang membatalkan plantikan kades terpilih. Menurutnya banyak kecurangan yang ia temui dilapangan saat pilkades berlangsung, salah satunya pemilih yang tidak memiliki no Nik Tanjab Barat juga ikut dibolehkan memilih.“Ada 260 an DPT itu tidak punya nik, ada nik tapi dengan nomor nik diluar tanjab barat, ada yang baru tinggal dua bulan disini sudah dikasih surat undangan, dan itu sudah diatur oleh kandidat no 5 dengan RT RT,” beber Hasan Basri Harahap.

Harahap mengaku dirinya akan legowo bila dalam pilkades yang lalu tidak ditemui adanya kecurangan. “Saya orangnya paling transparan,siap kalah kita kalau memang menang murni,” ujar pria yang akrab disapa HBH ini.

Dua kandidat kades pematang lumut yang bersitegang tersebut sama sama mengaku masih menunggu keputusan akhir dari pemerintah kabupaten Tanjab Barat guna mengambil langkah selanjutnya.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)