Pelayanan Dokter RSUD Dikeluhkan

banner 468x60)

69rsud_abundjani

*Lebih Mementingkan Praktek*/foto Ilustrasi

MERANGIN,rakyatjambi.co – Keluhan terhadap Kinerja dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonel Abundjani Bangko, sepertinya tidak pernah surut. Pelayanan yang diberikan pihak Rumah Sakit terhadap pasien yang datang untuk berobat masih dinilai belum memuaskan.
Salah seorang warga Kota Bangko yang mengeluhkan pelayanan RSUD Bangko itu, Elyanti (26) warga Pematang Kandis. Dia mengaku, sudah berjam-jam lamanya menunggu namun tidak kunjung ditangani oleh dokter. Kondisi itu menyebabkan dirinya bersama pasien lainnya menjadi terlantar.
‘’Saya bawa anak saya berobat, sudah mendaftar pukul 9.00 WIB. Tapi sampai sekarang pukul 13.00 WIB, belum ditangani,”ujarnya yang ditemui kemarin.
Pantuan Merangin Ekspres di RSUD Kolonel Abundjani Bangko, beberapa pasien yang berobat di poliklinik Rumah Sakit mengeluhkan pelayanan dokter. Bukan tanpa alasan, sebagian besar pasian yang mengantre di Poliklinik tersebut sudah mendaftar sejak pagi, namun hingga siang hari dokter yang ditunggu baru datang.
Lamanya para pasien menunggu antrean ini, kata Elyanti, bukan dikarenakan banyaknya pasien yang datang untuk berobat, akan tetapi dikarena kedatangan dokter yang tidak tepat waktu.
‘’Waktu daftar petugas poli bedah bilang tunggu di depan, kalau dokter datang nanti dipanggil,” ungkapnya yang mengaku saat itu mendapat nomor antrean dua.
Menurut Elyanti, tidak hanya satu dokter yang acapkali datang terlambat, tapi hampir semua dokter yang bertugas di Poliklinik RSUD Bangko. Sebab akunya, pasein diruang poli lain juga mengalami nasib yang serupa dengan dirinya.
‘’Tadi pasien yang ingin berobat di ruang poli Penyakit Dalam sebelah saya juga harus antre menunggu dokter. Malah mereka lebih pagi datang dari saya,” katanya saat mengantre di Poli Bedah.
Kondisi ini juga dikeluhkan pasien lainnya yang berhasil dibincangi Harian ini saat tengah mengantri di Kursi Tunggu Poliklinik RSUD Bangko. Sumiyatun (49), warga Pamenang bahkan mengaku harus meminta anaknya mengantar bekal ke tempatnya mengantre.
‘’Tentu kami sangat dirugikan dalam hal waktu karena harus lama menunggu. Tadi saya terpaksa meminta anak saya mengantar bekal kesini, karena saya sudah tidak kuat menahan lapar, menunggu dari jam 8.00 WIB, sampai sekarang antrean Belum jalan,” beber Ibu setengah baya ini dibincangin sekitar pukul 13.00 WIB.
Dia berharap, kedepannya RSUD Kolonel Abunjani dapat meningkatkan pelayanannya dengan baik. Sehingga pasien yang datang bisa langsung ditangani dan tak menunggu lama lagi.
Sementara itu, pada saat ratusan Pasien Mengantri di poliklinik RSUD Bangko, beberapa Dokter justru tengah asyik melayani pasien di tempat Praktek, ironisnya hal tersebut terjadi pada saat jam dinas.
Meskipun terdaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangko, namun tidak sedikit dari dokter yang terkesan mengabaikan tugas utama mereka dirumah sakit tempat mereka bertugas.
Penelusuran Harian ini, pada umumnya tempat praktek dokter spesialis di Merangin dijadikan tempat tinggal mereka. Didepannya tertulis jadwal buka praktek yang beragam.
Ada Dokter yang buka praktek dari pukul 16.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB, ada juga yang buka praktek siang dan sore dengan waktu pukul 12.00 WIB-14.00 WIB dan sorenya buka pukul 17.00 WIB-20.00 Wib. Selain itu ada juga dokter yang buka setiap hari kerja.
Meski waktu praktek mereka telah ditentukan, namun nyatanya saat Merangin Ekspres mengunjungi tempat-tempat tersebut, Selasa (13/10) sekitar pukul 09.00 WIB, beberapa tempat praktek dokter di Kota Bangko itu, masih asik melayani pasien yang datang.
‘’Saya tadi juga sudah ke poliklinik, tapi karena saya lihat cukup ramai, dan anak saya muntah terus, sekitar pukul 09.00 WIB, saya coba bawa ke tempat praktek dokter diluar RSUD. Ternyata dokternya ada tengah melayani pasien di tempat prakteknya, padahal itu kan jam dinas, dan pasien banyak mengantre di Poliklinik,” ungkap Nelvya, ibu rumah tangga yang dijumpai di salah satu tempat praktek dokter tidak jauh dari RSUD Bangko.
Terpisah, Direktur RSUD Kolonel Abunjani Bangko, Berman Saragih ditemui diruang kerjanya kemarin, tak menampik terkait sering terlambatnya para dokter melayani pasien diruang poliklinik.
Dikatakan Berman, kondisi ini dikarenakan tenaga dokter spesialis yang dimiliki RSUD yang dipimpinnya sangat minim. Saat ini sebutnya, dokter spesialis yang ada cuma enam orang, terdiri dari dokter spesialis Bedah, Penyakit dalam, Anak, kebidanan, Mata dan Paru.
‘’Saat ini pasien kita terus bertambah, tapi dokter kita kurang. Terutama dokter spesialis,” jelasnya.
Beberapa poliklinik spesialis sudah memberikan pelayanan pada pukul 8.00 WIB. Namun dikatakan Berman, karena kendala kekurangan Dokter, sehingga membuat Dokter yang ada harus berkerja keras.
‘’Kadang kadang dokter yang bertugas di poliklinik ada panggilan untuk memberikan pelayanan yang sifatnya emergency ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau harus melaksanakan operasi dahulu,” sebutnya.
Bukan itu saja, dokter yang bertugas di poliklinik juga memiliki kewajiban untuk melakukan visite ke bangsal-bangsal, guna melihat perkembangan pasien yang dirawat inap.
‘’Biasanya memang begitu, paginya dokter visit ke bangsal ngecek pasien. Selesai dari sana baru ke poliklinik, karena masing masing spesialis yang ada dokternya Cuma ada satu, yam au tidak mau harus seperti itu,” tuturnya.
Untuk memaksimalkan pelayanan lanjutnya, caranya adalah mencari tambahan dokter spesialis. Dengan adanya dokter tambahan, maka dikatakannya para dokter bisa berbagi tugas, sehingga pelayanan disetiap sector bias berjalan maksimal.
‘’Kita telah melakukan itu (mencari dokter), tapi saat ini masih dalam proses,” sebutnya.
Disisi lain, ditanya terkait adanya dokter yang meayani pasien di tempat praktek saat jam dinas. Sejauh ini sebut Berman, pihaknya telah memberikan himbauan.
‘’Ya memang ada beberapa dokter yang seperti itu. Kita telah memberikan himbauan untuk tidak praktek di jam dinas,” ungkapnya.
Dia mengatakan, sesuai aturan dokter boleh membuka praktek setelah tugas mereka sebagai PNS selasai. Dimana sebutnya, boleh buka praktek mulai pukul 14.00 WIB hingga malam.
‘’Karena mereka itukan PNS, jadi bisa buka praktek setelah jam kerja mereka selesai,” jelasnya.
Namun, Berman membantah jika keluhan pasien yang mengantri lama, dikarenakan dokter terlambat sebab membuka praktek saat jam dinas. Dia menyebutkan, pada umumnya oknum dokter yang masih buka di jam kerja itu adalah dokter yang tugasnya di RSUD tak terlalu padat.
‘’Bukan karena itu, karena mereka yang seperti itu dokter spesialisnya lebih dari satu, atau kewajibannya di RSUD memang sedikit lebih ringan,” singkatnya.(MT)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)