Pelayanan Puskesmas Selat dikeluhkan warga

banner 468x60)

Batanghari- Warga Desa Selat Kecamatan Pemayung,Kabupaten Batanghari, mengeluhkan atas pelayanan yang ada Di Puskesmas selat.Pasalnya disamping pelayanan petugas yang terkesan cuek terhadap pasien,peralatan puskesmas juga menjadi sebuah alasan petugas.
   Bukan saja pelayanan terhadap pasien, kedisiplinan sejumlah pegawai yang bertugas di Puskesmas tersebut menjadi perbincangan hangat warga Desa selat,karena pegawai kerab telat masuk kantor bahkan jarang dilakukan apel pagi.
“Banyak warga desa ini merasa dicuekin jika berobat di Puskesmas.Bahkan saya sendiri pernah ketukaran obat dengan pasien lain.Selain itu juga mau mencabut gigi disuruh rujuk ke jambi.Kalau mau berobat kejambi untuk apa ada puskesmas disini.”Ujar Hendri Warga Desa selat yang pernah berobat di Puskesmas tersebut .
  Hendri mengatakan dirinya saat berobat menggunakan Jamkesmas pun dirinya pernah diminta bayar.
“Pernah saya berobat menggunakan jamkesmas itu diminta bayar,meski nominalnya kecil,sayakan menggunakan Jamkesmas.Coba saja lihat pagi hari kerja pegawai disitu selalu masuknya telat pulangnya cepat.”Sebutnya
   Menanggapi adanya keluhan warga atas pelayanan kesehatan. Bupati Batanghari Syahirsah,mengecam keras terhadap Puskesmas dan Rumah sakit jika tidak memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
“Pegawai Puskesmas itu seyogyanya memberikan pelayanan prima terhadap pasien yang ingin berobat.itulah pungsi mereka yang ditugaskan oleh pemerintah.Jika tidak mau jadi pegawai Puskesmas jadi pedagang saja.”Ujar Syahirsah ketika dikonfirmasi 19/2 diruang kerjanya kemarin.
   Lebih lanjut disampaikan Bupati Syahirsah,tidak dibenarkan pihak puskesmas maupun rumah sakit untuk menarik biaya pasien Jamkesmas.Bagi warga yang menderita Penyakit Demam Berdarah Dengue(DBD) meski tanpa memiliki BPJS atau Jamkesmas yang bersangkuta juga digratiskan tidak dipungut biaya.
” Saya telah menginstruksikan kepada Dinkes,Rumah sakit Pemerintah dan Puskesmas untuk segera menindak lanjuti,bahwa masyarakat penderita DBD tidak dibenarkan untuk dipungut biaya, apapun alasannya.”Tegas Syahirsah.Sup

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)