Pemkab Batanghari Kembali Sempurnakan Data Penerima BBT

52 views
banner 468x60)

Muara Bulian – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari akan segera menyalurkan Bantuan Batanghari Tunai (BBT) serta akan terus berupaya menyempurnakan data penerima Bantuan Batanghari Tunai (BBT) agar tepat sasaran, tidak tumpang tindih dan berkeadilan.

Walau saat ini masih menghadapi beberapa kendala data dilapangan, namun bantuan Pemkab Batanghari yang sudah siap untuk meringankan dampak sosial dan ekonomi yang timbulkan akibat pandemi Covid-19 telah mulai berguyur disalurkan.

Kepala Dinas Sosial Batanghari Fauzan Azhari mengatakan, bahwa pihaknya saat ini telah mendata sebanyak 32.000 Kepala Keluarga (KK), baik dari Terpadu Kesejahteraan Sosial (TKS) dan Non TKS hasil musyawarah Desa/Kelurahan.

“Makanya Pak Bupati waktu itu menetapkan Kita (Pemkab) anggaran kiro-kiro sekitar untuk 32-50 ribu KK. Dan waktu itu ditemukan angko sebesar Rp 150 satu bulan,”Sebut Fauzan, saat rapat di Kantor Bapedda Batanghari Senin (18/05)

Lanjut Fauzan, Namun ditengah perjalanan saat Dinsos Batanghari melakukan pendataan untuk BBT, turun lagi bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos). Dinsos pun kemudian menyerahkan data TKS dan Non TKS sebagai penerima.

“Jadi waktu awalnya bantuan sosial tunai itu dikasih la 8.558 itu data dari kemensos yang dak ado di dalam TKS, itulah Kito lakukan validasi. Karno waktu itu diok (Kemensos) minta cepat kawan-kawan langsung kirim data,” terangya.

Fauza juga menjelaskan, saat dalam perjalanan pihaknya melakukan validasi data, pihak dikejutkan dengan banyaknya temuan data yang tidak valid. Misalnya, banyak orang yang sudah mampu sebagai penerima dan orang yang sudah meninggal ikut terdata.

“Nah, Mako dari itu, langsung kito Koordinasikan dengan Kementrian Sosial dan Pusdatin akhirnya dilakukan la validasi kembali. Di kasih waktu lagi kito untuk melaksanakan roll back dengan dasar surat Kepala Dinsos Batanghari,”Ucapnya.

Dalam hal ini Dinsos akhirnya juga menghapus yang tidak layak dan menambah lagi penerima sesuai dengan kuota yang telah disediakan. Validasi terpaksa dilakukan lagi untuk mensikronkan data supaya yang layak yang menerima.

“Dan dalam perjalanan melakukan validasi ini, tidak lama kemudian masuk lagi bantuan dari Kementerian Desa. Sehingga pihaknya pun melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Dari Kementrian Desa itula akhirnyo kito lihat kuotanya dengan Kadis PMD tadi sekitar 16 ribuan yang terakomodir melalui dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTD). Dan sisonyo yang tidak terakomodir itu dimasukan dalam BBT,”Pungkasnya.

Fauzan menambahkan, tidak lama berselang waktu, turun lagi bantuan pengembangan sembako. Bantuan ini awalnya diperuntukan untuk 2.235 KK, namun setelah divalidasi Dinsos, akhirnya berkurang hanya menjadi 2.231 KK. Nah itu sisanya sekarang yang belum terakomodir, maka Kita akomodir melalui BBT. Yang alhamdulillah hari ini Kito salurkan di Kecamatan Muarabulian, setelah itu habis lebaran Kecamatan -kecamatan lain.(RUD)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)