Pemkab Kerinci Bersama PT. Pertamina Sidak ke Beberapa Pelaku Usaha

banner 468x60)

Kerinci – PT. Pertamina (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Kerinci lakukan sidak ke beberapa pelaku usaha di Kabupaten Kerinci, Selasa (19/11/2019).

Dalam sidak tersebut, ditemukan 4 tempat pelaku usaha yang masih menggunakan gas bersubsidi. Seharusnya gas bersubsidi hanya diperuntukan untuk warga miskin.

Adapun Sidak pertama dilakukan oleh PT. Pertamina (Persero) bersama Pemkab Kerinci yakni di salah satu pelaku usaha di Desa Swahan Jaya Semurup, yang mana pelaku usaha tersebut memakai gas 3 kg rutin, dengan jumlah tabung 5 tabung, tabung Pink 5 kg tidak rutin dipakai, omset Rp. 1 juta.

Kedua, salah satu pelaku usaha Resto di pasar Semurup, pakai gas 3 kg rutin, jumlah tabung 7 tabung, tidak ada tabung NPSO, omset Rp. 1 juta, tabung 3 kg di antar, dan pemakaian tabung 3 kg dua tabung/hari.

Ketiga, pelaku usaha di pasar Siulak, pakai gas 3 kg rutin, jumlah tabung 7 tabung, tabung NPSO 12 kg dua tabung/bulan, omset Rp. 2 juta, tabung 3 kg diantar, pemakaian tabung 3 kg dua tabung/hari.

Dan keempat, salah satu Cafe di Semurup, pakai gas 3 kg rutin, jumlah tabung 2 tabung, tabung NPSO 12 kg satu tabung/bulan, omset Rp. 1 juta, tabung 3 kg di antar, pemakaian tabung 3 kg satu tabung/hari.

Saat dikonfirmasi Sales Branch Manager Jambi PT. Pertamina Andrew mengatakan dirinya menghimbau bagi pelaku usaha restoran, rumah makan cafe, dan usaha lainnya yang tidak termasuk kategori mikro agar tidak lagi menggunakan LPG 3 kg. “bagi pelaku usaha restoran, rumah makan, cafe, hotel dan usaha – usaha lainnya yang tidak termasuk kategori mikro agar tidak lagi menggunakan LPG 3 kg dan segera beralih ke LPG non subsidi yang berkualitas seperti Bright Gas,” imbaunya. (Syah)

Comments

comments

banner 468x60)

Pemkab Kerinci Bersama PT. Pertamina Sidak ke Beberapa Pelaku Usaha

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)