Penyelesaian Konflik Tapal Batas Tanjab Barat dan Timur Belum Temu Titik Terang

banner 468x60)

KUALA TUNGKAL –  Sepertinya Konflik tapal batas kini kembali mencuat dipermukaan.Pasalnya, Pemkab Tanjab Barat gerah menyusul  keinginan Pemkab Tanjab Timur yang dinilai mengklaim secara sepihak perihal tapal batasyang telah ditentukan.  “Kami heran kenapa mereka memainkan hal yang sudah ada kesepakatan bersama. Apa maunya mereka. Kita sudah punya kesepakatan tentang tapal batas itu,” ujar, Asisten I Bidang Pemerintahan, Pemkab Tanjab Barat, Hidayat.

Diakuinya, tim sebelumnya sudah ada kesepakatan tapal batas. Bahkan kesepakatan itu pun sudah ada titik koordinat dimana Pemkab Tanjab Barat pada tahun 2007 sudah menganggarkannya dalam APBD Yang disetujui oleh Gubernur saat itu. “Kita sudah punya kesepakatan yang ditandatangani kedua belah pihak. Bahkan ada titik koordinat dan sudah ada tapal batas yang disepakati. Jadi aneh kalau itu disoalkan lagi,” beber Dayat.

Bahkan, tidak ada cukup alasan dan bukti klaim pemerintah Tanjab Timur mengakui sungai alam yang tidak ada airnya itu sebagai tapal batas kabupaten. Sebab, berdasarkan kesepakatan pada tahun 2007 lalu tapal batas itu ada pada kanal milik PT WKS. “Artinya jangan mengada-ngada terkait tapal batas tersebut. Kita punya bukti dan dasar hukum. Kalau sungai itu dibilang sebagai tapal batas kita tidak sepakat dan tidak akan menandatanganinya,”tegas Asisten I ini.

Menurutnya , bila pihak Pemkab Tanjab Timur ingin meninjau tapal batas seharusnya itu hak dan masih diterima. Sampai ada kesepakatan kedua belah untuk membicarakannya. Tetapi kalau di klaim sebagai tapal batas, pihaknya dengan tegas menolak dan membantah klaim itu tidak ada dasar kesepakatan dan tidak memiliki dasar hukum. “Kemarin persoalannya di serahkan pemerintah Provinsi. Dan kita pinta pemerintah tegas membaca dokumen kita dan berani membuat kesimpulan. Tetapi kenyataannya diserahkan ke Kementrian,”ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, disebutkan bahwa tapal batas yang berpolemik itu memiliki panjang 53 km. Dan di dalam wilayah yang dipolemikkan Pemkab Tanjab Timur ada potensi sumur minyak yang jumlahnya yang mencapai puluhan titik. Namun, Pemkab Tanjab Barat tidak ingin menyinggung soal itu.”Kalau soal potensi alam, nanti dulu. Yang jelas tapal.batasnya,” tandas Dayat.(end)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)