Pertumbuhan Ekonomi di Tanjab Barat Melambat

banner 468x60)

rakyatjambi.co,KUALA TUNGKAL- Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanjab Barat, Jambi dari tahun 2015-2016 cenderung melambat.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tanjab Barat, Edy Akson saat ditemui wartawan, di kantornya, Jl. Prof. Dr. Sri Soedewi MS. SH, Kuala Baru, Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi belum lama ini.”Pertumbuhan ekonomi di wilayah Tanjab Barat setiap tahunnya mengalami peningatakan, Namun naiknya pertumbuhan ekonomi tidak terlalu tinggi, hanya naik 6-7 persen setiap tahunnya,”kata Edy Akson.

Pertumbuhan tahun 2015-2016 ,lanjut Aksin memang tercatat meningkat, namun cenderung melambat.

Dijelaskan, lambatnya proses pertumbuhan ekonomi di wilayah Tanjab Barat dikarenakan beberapa faktor, di antaranya faktor alam seperti kabut asap dan juga faktor turunnya produksi migas.

Akson menyebut, kenaikan produksi yang tak signifikan dari sektor pertanian, juga menjadi salah faktor penyebab melambatnya laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten serengkuh dayung serentak ketujuan itu.”Ada juga faktor lain, seperti adanya sanksi pinalti terhadap prusahaan yang nakal, yang membakar lahan sembarangan hingga mengakibatkan tidak produksinya perusahan selama 1 tahun,”jelasnya.

Lebih jauh Akson mengungkapkan, selain pertanian, dana bagi migas dan keberadaan perusahaan, sektor lain juga harus digenjot untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten pesisir tersebut.”Sejauh ini angka kemiskinan di Tanjab Barat masih tergolong tinggi. Dan bahkan menduduki ranking dua se provinsi Jambi, setelah Kabupaten Tanjab Timur,”tandasnya. (eco)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)