Petani Renah Pemetik Diteror Gajah

banner 468x60)

KERINCI – Setelah sebelumnya permasalahan konflik harimau yang meneror warga, kini petani di Renah Pemetik tepatnya di Dusun Sungai Kering kembali resah dengan adanya teror dan serangan segerombolan gajah.

Hal tersebut diketahui, setelah adanya Empat rumah petani dan tanaman di Renah Pemetik yang rusak pasca serangan harimau yang menyerang warga beberapa waktu lalu. “Kemungkinan sudah lama, Empat rumah di kebun milik warga rusak. Dilokasi, warga menemukan jejak gajah,” ujar Aswardi, Sekdes Pungut Hilir.

Menurut pengakuan Aswardi, kejadian serangan segerombolan gajah tersebut diperkirakan cukup lama, tepatnya pada saat para petani dilokasi sedang tidak ada dilokasi perkebunannya. “Sebagian warga banyak yang pulang kedesanya, pasca serangan harimau terhadap warga renah pemetik beberapa waktu lalu,” ucapnya.

Kondisi demikian, lanjutnya semakin membuat petani yang sebagian besarnya bukan penduduk asli renah pemetik yang berkebun di sekitaran renah pemetik cemas untuk kekebun.

“Kita berharap permasalahan ini bisa segera diselesaikan, sehingga tidak adalagi konflik antar manusia dan satwa di renah pemetik,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pengawasan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat ( BBTNKS) Wilayah I, Nurhamidi, dikonfirmasi via ponsel mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi adanya Gajah yang merusak pondok petani di Renah Pemetik. “Iya, kita telah mendapatkan informasi,” sebutnya.

Saat ini sambung Nurhamidi, pihak BBTNKS bersama tim telah langsung turun kelapangan, untuk melihat kondisi yang sebenarnya. “Tim sudah turun, perkembangan terbaru nantinya akan kami hubungi,” singkatnya.(Mak)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)