Polres Batanghari Kembali Meringkus Empat Tersangka Ilegal Drilling

264 views
banner 468x60)

Muara Bulian- Polres Batanghari menggelar Konferensi Pers atas penangkapan Empat pelaku pengeboran minyak secara ilegal (ilegal drilling) di wilayah kerja pertambangan (WKP) Pertamina di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari. Kamis (09/01)

Kapolres Batanghari AKBP.Dwi Mulyanto mengatakan, selain mengamankan para pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti lainnya yang digunakan oleh pelaku ilegal drilling. Pelaku ini di tangkap saat melakukan kegiatan pengambilan minyak secara ilegal pada malam hari, karena efek dari razia yang dilaksanakan oleh Polda Jambi dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Dari empat orang pelaku yang berhasil ditangkap tersebut terdiri dari pemilik sumur dan pekerja di lokasi ilegal drilling atau dikenal dengan istilah tukang polot minyak. Mereka semua menetap di lokasi penambangan minyak secara ilegal tersebut, dan para pelaku sendiri ditangkap oleh anggota Sat Reskrim Polres Batanghari saat melakukan patroli rutin dan dengan waktu yang berbeda,”ucap Dwi

Dwi menambahkan, untuk tersangka atas nama Suyono bin Sukadi (tukang polot) ditangkap pada hari Minggu (05/01/2019) sekira pukul 23.00 wib, Santoni bin Kailani (tukang polot) ditangkap pada hari Selasa (07/01/2019) kemudian Andi Sustan bin M Haji Idris (Pemilik Sumur) beserta anaknya Dendi Dwi Putra bin Andi Sustan ditangkap pada hari Selasa (7/1/2019) sekira pukul 21.00 wib. Akibat perbuatannya, dikatakan Dwi, para pelaku tersebut dikenakan sanksi Pasal 52 Jo Pasal 11 Ayat (1) UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang gas dan bumi.

Dengan Hal ini pelaku mendapatkan Ancaman pidana maksimal Enam Tahun penjara dan denda paling tinggi Rp. 60 milyar.(RUD)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)