Puncak Musim Hujan Diramal BMKG Terjadi Awal Juni

banner 468x60)

ilustrasi

Jambi – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sulthan Thaha Jambi memperkirakan puncak musim penghujan di wilayah Provinsi Jambi masih akan berlangsung hingga awal bulan Juni.

Meski saat ini ketinggian air sungai Batanghari Jambi telah kembali turun dibatas 13:50 meter, masyarakat Jambi harus tetap waspada karena intensitas hujan masih terus berlangsung, yang mana dapat mengakibatkan air sungai kembali naik dan menyebabkan banjir.

Kepala Stasiun BMKG Sulthan Thaha Jambi, Nurangesti Widyastuti mengatakan masih ada potensi hujan kategori menengah hingga menjelang masuknya kemarau di bulan Juni.”Maret, April hingga Mei masih berpeluang hujan,”katanya saat dikonfirmasi via ponsel,” Senin (27/03).

Dirinya mengatakan, hasil prakiraan BMKG sulthan Thaha Jambi, di bulan Maret ini curah hujan masuk kategori menengah,” dengan curah hujan 100 – 300 milimeter (mm) perbulannya,” ujarnya.

Namun pada bulan april, curah hujan lebih tinggi dengan kategori menengah hingga tinggi.”Khususnya wilayah sarolangun yang lebih tinggi. Antara 300-500 milimeter perbulannya,”paparnya.

Pada bulan Mei, curah hujan mulai menurun dengan kategori rendah hingga menengah.”Mei mulai menurun karna sudah masuk peralihan ke musim kemarau,”tuturnya.

Untuk itu, Nurangesti mengimbau agar warga khususnya di kabupaten Sarolangun dan sekitar wilayah Merangin untuk tetap waspada. “Perlu di waspadai di kabupaten Sarolangun. Terutama pada bulan April hingga Mei berpotensi hujan kategori menengah hingga tinggi, dampak dari potensi hujan ini seperti banjir dan longsor,”pungkasnya.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi, (Syah)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)