Rakerwil LARM se – Sumatera Dibuka Gubernur Jambi

753 views
banner 468x60)

Zola : Sebagai Filter Terhadap Budaya Asing di Era Globalisasi

Jambi – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Sekretariat Bersama Lembaga Adat Rumpun Melayu (LARM) se – Sumatera resmi dibuka oleh Gubernur Jambi Zumi Zola. Bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi. Minggu malam (17/12).

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jambi Zumi Zola, Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi M. Dianto, Pejabat Lingkup Provinsi Jambi, Ketua Lembaga Adat Melayu se – Sumatera, dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Zola mengatakan pemahaman akan istiadat merupakan suatu yang sangat penting. Setidak – tidaknya dengan pemahaman adat istiadat tersebut masyarakat akan mengerti makna dan arti pentingnya adat istiadat sebagai perekat dan peredam dari berbagai gejolak dan konflik yang menjadi akar perpecahan ditengah kehidupan bermasyarakat.

Eksisnya adat istiadat ini juga sebagai filter terhadap budaya asing di era globalisasi yang sedang melanda seluruh wilayah dimuka bumi ini. Oleh karenanya pemerintah terus memperhatikan dan berupaya agar perkembangan adat istiadat dapat sejajar dan seimbang dengan pengembangan dan pembangunan bidang lainnya.” Hal ini saya sampaikan mengingat adat dan budaya merupakan sumberdaya atau potensi pembangunan yang mempunyai kekhasan tersendiri dan tidak dimiliki oleh bangsa lain. Karena itu saya berterima kasih atas upaya pelestarian yang dilakukan oleh Lembaga adat selama ini,” ujar Zola.

Zola juga berharap eksistensi Lembaga Adat Melayu Jambi hendaknya tetap berada dalam koridor adat istiadat dan Budaya Melayu yang penuh dengan sopan santun, pengertian yang tinggi. Namun tetap berpegang pada tata nilai kehidupan masyarakat yang aman sejahtera. ” Melalui kesempatan Rapat Kerja Wilayah ini, Saya berharap agar dapat berdiskusi dan berdialog lebih dalam sehingga hasil – hasilnya dapat diaplikasikan secara operasional yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas dan pemerintah,” harap Zola.

Selain itu didalam dunia pendidikan khususnya di Provinsi Jambi, Pergub sudah diterbitkan tingkat SMA/SMK dan SD/SMP akan diadakan muatan lokal. ” Dan pendidikan juga kita akan adakan muatan lokal untuk latihan memasang tekuluk karena generasi anak muda sekarang menjadi harapan kedepan dan kami minta kepada Lembaga Adat Melayu Jambi berikan kami masukan, muatan apa yang bisa dimasukkan ke SMA dan SMK dan begitu juga di Pemkot dan Pemkab di tingkat SD dan SMP itu seperti apa masukannya, jadi pondasi yang kuat dimiliki generasi muda dimanapun mereka berada akan tetap melekat unsur budayanya,” pungkas Zola. Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)