RSUD Raden Mattaher Jambi Menerima Kunjungan Kerja Staf Ahli Kementerian Kesehatan

55 views
banner 468x60)

Jambi – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi pagi ini menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Kesehatan Republik Indonesia bidang Hukum Kesehatan, dr. Kuwat Sri Hudoyo, Selasa (28/1/2020).

Kedatangan Staf Ahli Kementrian Kesehatan RI beserta rombongan ini adalah terkait beredarnya pemberitaan pasien yang ada di RSUD Raden Mattaher Jambi yang diduga terkena Virus Corona.

dr. Kuwat Sri Hudoyo dalam Konferensi Persnya menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi tentang kondisi terkini dari pasien yang diduga terkena Virus Corona di RSUD Raden Mattaher Jambi.

“Berdasarkan Informasi dari jajaran redeksi maupun dari dokter penanggung jawab klinis sehingga kami tau kondisi perkembangan pasien itu sendiri.” Bebernya.

Dirinya menegaskan berdasarkan pesan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia bahwa Virus Corona yang ada di Indonesia sampai hari ini tidak ada. “Sampai detik ini, hari ini, bahwa kejadian Corona Virus di Indonesia tidak ada sampai detik ini. Meskipun di Malaysia, Singapura, Thailand dan Negara lainnya sudah ada yg positif, tapi di Indonesia tidak ada, sehingga saat ini musuh kita adalah bukan corona virusnya melainkan keresahan masyarakat, rasa takut terhadap Corona Virus karena mudahnya informasi yang fositif negatif di bolak balikkan dan sebagainya di Media Sosial (medsos).” Tegasnya.

dr. Kuwat Sri Hudoyo mengatakan walau hingga saat ini Virus Corona belum ada obat atau cara untuk menyembuhkannya, namun dapat di Cegah dengan cara menjaga kesehatan.

“Cara mencegah Virus Corona ini adalah menjaga kesehatan kita, meningkatkan imun kita dengan pola hidup sehat, melakukan masyarakat gerakan hidup sehat seperti olahraga, makan dengan gizi seimbang, banyak makan buah sayur, istirahat cukup dan perilaku hidup sehat lainnya itu adalah pencegahan yang paling baik.” Pungkasnya. (*/Syah)

Comments

comments

banner 468x60)

RSUD Raden Mattaher Jambi Menerima Kunjungan Kerja Staf Ahli Kementerian Kesehatan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)