Safrial Marah, Pengelolaan Gas Flare PT BJE Di Pematang Lumut Lamban

banner 468x60)

63205_pipa_gas_300_225

–Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya–

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL- Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial kembali dibuat Berang oleh ulah PT Bumi Jambi Energi (BJE) yang mengelola gas flare Petrochina.

Hal tersebut dikarenakan perusahaan yang ditunjuk oleh PT Jambi Indoguna Internasional (JII) tersebut belum juga melakukan kegiatan di lokasi pengelolaan gas flare desa pematang lumut, Kecamatan Betara, Tanjab Barat.

Padahal sesuai dengan notulen kesepakatan rapat PT BJE,PT JII dengan Pemkab, PT BJE sudah harus mulai melakukan kegiatan terhitung tanggal 8 Juni 2016 lalu.

Bupati Safrial mengatakan segera memanggil lagi semua pihak terkait terutama pihak PT BJE. Pemanggilan ini berupaya mencari langkah-langkah terbaru.” Kita akan coba lakukan langkah persuasif, kalau tidak juga kita akan ambil alih,” katanya.

Menurut Safrial, PT BJE ini sudah wan prestasi karena dalam lima tahun tidak melakukan pengelolaan sesuai kesepakatan awal di tahun 2010. imbasnya gas flare yang akan diolah sudah menyusut saat ini dari 15 mmfcd menjadi 10 mmcfd.” Hingga saat ini tidak ada kemajuan juga, ini yang sangat kita sesalkan,” paparnya.

Diakui bupati setiap hari dirinya lewat desa pematang lumut di lokasi pengelolaan gas flare belum ada pembangunan apapun, padahal sesuai kesepakan PT BJE sudah harus melakukan pembangunan. Seperti pembangunan gedung dan sarana lainnya.” Ini sama sekali belum ada,” ungkapnya.

Mengenai adanya kabar yang menyebut pembangunan terhambat masalah tanah, kata bupati itu tidak jadi masalah, karena permasalahan tanah itu di depan area lokasi. Bukan di dalam lokasi.” Harusnya bisa berjalan jangan ada alasan lagi, ya kalau tidak ada itikad baik pemkab harus segera mengambil alih,” tandasnya.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)