Sekolahnya Tidak Ada Guru, Orang Rimba Ngadu ke Dewan

banner 468x60)

IMG-20170124-WA0003laporan wartawan Rakyatjambi.co-Herhar Supraja

Sarolangun–Warga Suku Anak Dalam (SAD) alias orang rimba Mantap (45) dan Lori (30) yang berdomisilisi di Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun mendatangi Gedung DPRD Sarolangun, Senin (23/1). Kepada Dewan, Orang Rimba itu mengeluhkan soal pendidikan.”Pendidikan khusus untuk SAD tidak ada guru yang mengajar Kemudian infrastruktur jalan dari pemukiman mereka menuju sekolah tersebut berupa tanjakan dan teramat jauh, yang berjarak kurang lebih 1 kilometer di atas bukit,” kata Mantap.

“Dengan jalan yang dibangun oleh pemerintah itu sekarang kondisi nya sudah hancur sehingga susah untuk dilewati Penyebab nya pembangunan jalan tersebut tidak menggunakan besi behel sebagai penguat,melainkan hanya semen saja,” tambahnya.

Dikatakan Mantap, kelompoknya pernah mendapatkan bantuan ternak kambing. Namun kambing itu telah mati karena tidak tahu cara merawatnya.”Ado bantuan kambing, cuman kami ko dak tau macam mano ngurus, dakdo penjelasan,” ujarnya.

Keluhan Orang Rimba mendapatkan perhatian dari anggota DPRD. Bambang Gunawan salah satu Dewan yang menerima kedatangan Orang Rimba mengatakan, aduan yang telah disampaikan Mantap akan ditindaklanjuti.”Kita akan turun ke pemukiman Suku anak dalam di desa Lubuk bedorong kecamatan limun ,” kata Bambang.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)