Seorang Pelajar Tewas Dilobang Dompeng

banner 468x60)

*Diduga Korban Tidak Bisa Berenang

MUARA BUNGO – Bekas galian Penambang Emas Tampa Izin (Peti) yang berbentuk lobang besar dengan kedalaman sekitar 4 hingga 5 meter memakan korban jiwa di Dusun Purwobakti Kelurahan Manggis Kecamatan Bathin III. Senin (12/10) sore kemarin.

Isak tangis keluarga tidak bisa terbendung ketika melihat jenazah Bima Ade Putra (15) warga RT 06 Dusun Purwobakti saat ditemukan tenggelam di lokasi bekas PETI di Kelurahan Manggis.

Saat dikomfirmasi Sugini Rio Dusun Purwobakti memgatakan, Kejadian berawal saat korban bersama teman-teman mandi di Sungai Batang Tebo tepatnya Dusun Lubuk Tenam perbatasan Dusun Purwobakti dan Kelurahan Manggis.

“Korban diduga tidak bisa berenang, mandi bersama lima orang teman sebayanya sekitar pukul 16.30 wib. Karena airnya surut lalu korban menyelam, teman korban heran kok tidak muncul-muncul.” Ucapnya.

Namun setelah satu jam kemudian, korban ditemukan 10 meter dari tempat awalnya yang diduga bekas dompeng. Karena orang tua korban belum yakin anaknya sudah meningal dunia, pihak keluarga membawa jenazah ke rumah sakit, namun sampai dirumah sakit, petugas medis menyatakan korban sudah meningal dunia

“Korban diduga masuk kedalam lubang galian peti didasar sungai, awalnya pihak keluarga belum percaya korban sudah meninggal, lalu jenazah korban dibawa kerumah sakit.” Tambahnya.

Harapnya, aparat kepolisian dan pemerintah bisa menindak tegas para pelaku dan aktivitas PETI yang merusak lingkungan dan membahayakan warga tersebut.

“Memang PETI ini membahayakan, akibatnya salah satu warga kita yang tenggelam di lobang-lobang dompeng hingga meninggal dunia,” kesalnya.

Dikatakannya, akibat aktifitas peti air sungai juga menjadi keruh, sementar disaat kemarau sekarang ini, masyarakat bergantung dengan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari karena sumur-sumur warga kering, warga terpasa menggunakam air keruh tersebut.

“Salahsatu sumber air bagi masyarakat saat ini adalah sungai, terutama masyarakat disepanjang Sungai Batang Tebo. Namun saat ini sungai sudah rusak dan keruh akibat galian dompeng, dampaknya terdapat lobang-lobang galian yang dalam yang selalu mengancam,” tutupnya. (Ah)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)