SEORANG WARGA MERANGIN DISAMBAR PETIR SAAT TELPONAN

banner 468x60)

Merangin-Malang nasib Listiana (21) warga dusun tanjung harapan Desa Papit, kecamatan Pamenang Barat, disambar petir saat sedAng asik menelpon mengunakan  telpon selulernya yang saat itu sedang di cas di dalam rumahnya, pada hari Minggu(6/12).

Informasi yang di himpun, hujan di sertai petir pada Minggu (6/12) sore, di Desa Papit sedang, Korban yang tengah asik menggunakan telpon selulernya untuk menelpon yang saat itu sedang dicasnya. Namun saking asiknya menelpon, petirpun langsung menyambar dan mengenai korban, korbanpun langsung meminta tolong kepada ibunya yang saat itu berada di rumah dan langsung pingsan.

Melihat anaknya pingsan, sang ibu dan ayahnya langsung membawa anaknya ke klinik Dr. Dwi Antoni yang berada di Pasar Pamenang untuk dilakukan pertolongan.

Salah warga pemenang barat, Zik mengatakan, memang sore Minggu hujan deras disertai petir terjadi di wilayah tersebut.

“Saya tau setelah warga heboh, ada wagay yang pingsan tersmabar petir saat nelepon,” jelasnya.

Terpisah Kapolsek Pamenang Akp Joni Sihombing dihubungi membenarkan kejadian seorang mahasiswi kesambar petir saat menelpon.

“Dari keterangan para saksi saat itu diduga korban sedang menelpon sambil mengecas hp nya, namun cuaca saat itu hujam dan berpetir, seketika itulah korban langsung di sambar petir,” katanya.

Ditambahkan AKP Joni, usai kejadian korban lansung is bawah ke salah satu kini di klinik yang berada di Pasar Pamenang untuk dilakukan perawatan.

“Kondisi korban mengalami luka memar dibagian kuping sebelah kanan dan sementara korban sudah sadar dengan kondisi fisik korban lemas,” pungkasnya.(MT)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)