SOS Jambi Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak Lewat Panggung Budaya 

banner 468x60)

Jambi – Setelah tadi pagi hingga siang hari Save Our Sisters Jambi melakukan aksi damai di Simpang BI, Kantor P2TP2A, dan di Gedung DPRD Provinsi Jambi. Malamnya mereka melanjutkan kegiatan memperingati Hari Perempuan Internasional (tersebut) dengan acara panggung budaya, yang terpusat di trotoar kolam air mancur Kantor Gubernur Jambi, Kamis malam (8/3).

Dalam panggung budaya ini sendiri ada banyak penampilan yang mereka tampilkan, seperti mural (menggambar) tentang kondisi perempuan Indonesia saat ini, puisi, tari, musikalisasi, dan lain sebagainya. Tentu hal tersebut semuanya berhubungan dengan apa yang ingin mereka sampaikan sebenarnya, yakni tentang kekerasan perempuan dan anak yang makin hari makin meningkat.

8 maret,Hari Perempuan Internasional merupakan sejarah lahirnya gerakan demonstrasi buruh perempuan di pabrik  garmen menuntut perbaikan kondisi kerja dan kenaikan upah bagi buruh perempuan di New York, Amerika. Aksi demonstrasi tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh kalangan perempuan di dunia termasuk di Indonesia untuk memperjuangkan persoalan perempuan.

Ida Zubaida, Inisiator Save Our Sisters di Jambi mengatakan, berdasarkan data P2TP2A Provinsi Jambi, pengaduan tindak kekerasan mencapai 114 kasus pada tahun 2016, menurun pada tahun 2017 sebanyak 106 kasus. Akumulasi kasus kekerasan sepanjang tahun 2016-2018, 80% diantaranya adalah kasus terhadap anak terutama anak perempuan. Profil pelaku sebagian besar berasal dari orang dekat, seperti ayah, kakak, sepupu, teman dekat, dan tetangga.”Hasil studi beranda perempuan melalui tracking pemberitaan di media massa dan juga wawancara, sekitar 5 orang mahasiswi menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh dosen di dua kampus di Jambi. Ironisnya pihak kampus melakukan pembiaran terhadap tindakan tersebut demi menyelamatkan nama baik kampus. Kondisi ini akan menimbulkan impunitas bagi pelaku yang dapat memicu terjadinya keberulangan pada perempuan lainnya,” papar Ida.

Save our sister juga menyesalkan praktik tes keperawanan masih berlangsung di institusi kepolisian bagi calon polwan. SoS menilai, tes keperawanan merupakan tindakan serangan seksual yang diskriminatif terhadap perempuan, dan mengingkari jaminan konstitusi pada hak warga negara, seperti yang tertuang dalam pasal 281 ayat 2 hak untuk bebas dari diskriminasi dan pasal  28 G hak atas perlindungan diri.

Berbagai upaya yang dilakukan untuk penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terhambat oleh beberapa hal diantaranya penegakan hukum yang lemah lambannya negara dalam menangani kasus kekerasan dan minimnya jangkauan lembaga layanan yang mendekatkan dengan Access korban serta Sigma yang berkembang di masyarakat bahwa perempuan korban kekerasan justru dianggap yang salah.

Selain di perkotaan, Save our Sisters juga menyoroti persoalan perempuan di desa yang tengah dikepung oleh hadirnya perusahaan tambang PT. Minimex di Desa Taman Dewa, Kabupaten Sarolangun. Aktivitas tambang menyebabkan 22 rumah warga retak-retak dan puluhan sumur kering, sehingga perempuan terpaksa menggunakan air yang kotor untuk kebutuhan sehari-hari.”Mereka mengeluh gatal-gatal dan jangka panjang air yang kotor bisa mengakibatkan terganggunya kesehatan reproduksi perempuan,” kata Ida.

Di tempat yang sama, Ismet Isnaini, seorang seniman Jambi mengatakan Jambi memang sudah sangat memprihatinkan soal kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dirinya berharap dengan kegiatan-kegiatan panggung budaya masyarakat bisa dengan cepat memahami pentingnya memperjuangkan hak, terutama jaminan hak bagi korban kekerasan seksual.”Harapan kita, agar regulasi untuk kekerasan terhadap perempuan dan anak itu yang memang betul-betul memberi efek jera kepada para pelaku. Kita akan selalu siap mensosialisasikan bentuk apapun dalam perjuangan, terutama untuk perempuan, buruh, tani dan sebagainya,” ujar Ismet Isnaini yang biasa disapa Pak Met di komunitasnya.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)