SPBU Bungo Diduga Lakukan Penimbunan Solar Subsidi

banner 468x60)

timbun-bbm_20150604_233908

MUARA BUNGO – Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) nomor 24-372.44 yang berada di KM 3 Muara Bungo arah Bangko semakin bebas melayani pembelian menggunakan galon, pelayanan pelanggan yang menggunakan galon dilakukan dimalam hari sekitar pukul 22.00 WIB sampai 24.00 WIB.

Berdasarkan pantauan wartawan dilapangan, pihak SPBU sangat sering mengisi minyak kepuluhan galon yang dilansir pada malam hari hingga subuh dengan menggunakan mobil truk. Di duga minyak yang ditimbun mencapai berat sekitar 8 ton.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengakui adanya aktifitas penimbunan minyak memang sering dilakukan oleh pihak SPBU terutama dimalam dan subuh , diduga minyak tersebut dijual kepada pihak perusahaan yang harganya jauh lebih mahal.

“Kalau minyak di isi kepuluhan galon dan di langsir menggunakan truk dan L 300 itu sering bang, setelah dimuat kedalam truk langsung dibawa pergi entah kemana, dan dilakukan oleh pihak SPBU hampir setiap malam ,” ungkapnya.

Dikatakannya, pihak SPBU secara terang-terangan mengisi minyak kedalam galon lalu dimuat kedalam mobil truk, bahkan disaat pengendara mobil antri untuk mengisi minyak, malahan pihak SPBU lebih mengutamakan mengisi galon.

“Meskipun banyak kendaraan yang antri, namun pihak SPBU lebih mengutamakan galon, bahkan sering sekali antrian kendaraan menjadi panjang karena ulah pihak SPBU yang mengutamakan mengisi galon ,” Jelasnya lagi.

Lebih lanjut dirinya berharap kepada intansi terkait dapat menindak tegas pihak SPBU yang sudah jelas menyalahi aturan tersebut, dan jika dibiarkan maka bisa saja ulah SPBU semangkin menjadi-jadi dan sangat merugikan masyarakat.

“Solar itu kan BBM bersubsidi bang, jadi kalau pihak SPBU menimbun dan menjual minyak tersebut kepada pihak perusahaan itu kan sudah jelas menyalahi aturan ,” Tutupnya.

Saat dikonfirmasi Anton selaku manager SPBU 24-372.44 mengakui adanya pengisian minyak tersebut dengan menggunakan galon. Dan bahkan Ia juga mengatakan semua SPBU tidak ada yang bersih, dan untuk mengamankan bisnis ilegalnya tersebut, Anton diduga bekerja sama dengan oknum Aparat.

“Kita kalau masalah pengisian galon saling mengerti lah dindo, dan semua SPBU juga kerap melakukan itu,” Ucapnya.

Untuk diketahui Aktifitas yang dilakukan oleh SPBU tersebut telah  melanggar undang-undang Migas no 22 tahun 2001 dan Peraturan Pemerintah No 49 tahun 2012, tentang badan pengaturan penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak dan kegiatan usaha pengangkutan gas bumi.

Terpisah Ihwan syam selaku Pejabat yang mengawasi SPBU dari dinas Kop umkm dan perindah  saat di komfirmasi di ruang kerjaanya beberapa waktu yang lalu mengatakan, kalau memang pihak SPBU 24-372.44 tersebut benar benar terbukti melanggar, kami selaku pengawas dari dinas kop umkm dan perindag akan memanggil pihak pengelola SPBU tersebut.

“Kalau pihah SPBU menjual BBM bersusidi ke pihak perusahaan,Perbuatan SPBU tersebut sudah jelas menyalahi aturan, BBM bersubsidi itukan sudah jelas untuk masyarakat bukan untuk perusahaan, kalau perusahaan kan sudah ada solar industri, jadi kita berharap kepada pihak SPBU jangan menjual BBM bersubsidi kepada pihak perusahaan.kalau ada pihak SPBU nakal kami tidak segan segan menyurati pihak Pertamina supaya mencabut izin SPBU yang Nakal tersebut,” tutup Ihwan syam. (Dhe)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)