Warga Rambutan Masam Ngamuk di Rayon PLN Muara Bulian

banner 468x60)

img-20170109-wa0024BATANGHARI – Ahmad Ali, Senin (9/1) mendatangi Kantor Rayon PLN Muara Bulian karena  Merasa tagihan pembayaran listrik membengkak hingga mencapai Rp 8 juta, membuat salah seorang pelanggan PLN warga Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi, Ahmad, komplain dan sempat mengamuk di kantor PLN.

Kepada media, Ahmad menyebutkan, jika sebelumnya pembayaran tagihan sempat membengkak, meski nominal tidak mencapai hingga Jutaan Rupiah. Dengan persoalan ini, dirinya selaku konsumen pun merasa sangat di rugikan.”Dimano letak kewajarannya, di rumah tu cuma pakai daya listrik 900 Volt Ampere, dan pemakaian listrik di rumah cuma menggunakan lampu, tv kulkas dan mesin air, itu pun mesin air hanya satu kali dipakai dalam seminggu,”

“Tagihan ini membengkak Sudah tiga kali, pertamo Rp 300 ribu, 400 ribu dan terakhir ni 8 juta. Kami sangat keberatan dan benar – benar sudah di rugikan,” sebut Ahmad, Konsumen PLN rayon Muara Bulian.

Terpisah, Kepala PLN Rayon Muara Bulian, Arlin Jihar Sihombing beralasan, bahwa  telah terjadi perselisihan tagihan antara rekening dan meteran pelanggan, lantaran metode pengecekan terdahulu masih menggunakan sistem manual.”Ada kekeliruan sistem, sehingga terjadi selisih antara data rekening tagihan dengan meteran pelanggan, karena selama ini metode pengecekan secara manual. Sementara dalam satu tahun belakangan ini metode pengecekan baru menggunakan alat atau di foto,” ungkap Arlin Jihar Sihombing.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)