Taman Rimba Butuh Penambahan Satwa Liar

banner 468x60)

IMG-20170221-WA0033

Arif Maksud : Untuk menambah wawasan edukasi tingkat PAUD, TK, dan SD

Jambi – Provinsi Jambi mempunyai taman hewan satwa liar yang hingga sampai saat ini masih banyak di gemari oleh masyarakat khususnya Kota Jambi, terutama untuk kalangan pelajar seperti tingkat Sekolah Dasar (SD) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak – Kanak ( TK ).

Untuk saat ini, pengunjung yang ada di taman rimba secara keseluruhan terus meningkat, data tersebut di ambil pertahun, dengan adanya peningkatan terhadap pengunjung yang ada di taman rimba, tentu PAD dalam setiap tahunnya selalu meningkat hal tersebut langsung di sampaikan oleh Kasi Pemeliharaan dan Keperawatan Satwa Taman Rimba Provinsi Jambi Arif Maksud kepada Wartawan RakyatJambi.co Selasa ( 21/2/2017 )”pada hari Minggu di pastikan pengunjung tampak terlihat ramai karena bersangkutan dengan hari libur” kata Arif.

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya juga mempunyai program – program yang bertujuan untuk meningkatkan edukasi anak – anak sekolah di Provinsi Jambi guna untuk meningkatkan pengetahuan jenis – jenis satwa liar.” Kita utamakan pada sekolah tingkat SD, PAUD dan TK,” Tambahnya.

Arif juga menjelaskan bahwa, pada hari hari libur seperti hari minggu Taman Rimba yang ada di Provinsi Jambi masih banyak di minati oleh para pengunjung, bahkan dari bulan Juni sampai bulan Juli 2016 menurut data pengunjung, angka pengunjung yang ada di Taman Rimba mencapai ratusan orang.”Yang jarang pengunjung itu dari Kabupaten Bungo dan Kabupaten Kerinci dikarenakan mereka lebih memilih di daerah mereka sendiri,”  ucapnya.

Dia juga menjelaskan untuk jenis hewan yang sakit yang ada di taman rimba ini di karenakan faktor cuaca dan musim seperti musi panca roba dan musim kemarau.”Pada tahun 2016 hewan yang punah sekitar 5 persen, karena hewan yang mati tersebut di karenakan sakit” katanya.

Dia juga menjelaskan hewan yang baru melahirkan dari induknya tingkat kematian nya sangat tinggi di karenakan hewan tersebut lahir nya pada musim penghujan.” Kalau untuk hewan yang berumur dewasa itu jarang mati, kebanyakan hewan yang mati itu pada umur yang sudah tua,” ungkapnya.

Perlu diketahui pada tahun 2016 hewan yang mati sekitar 2 sampai 5 persen, jenis hewan yang mati tersebut hewan yang paling rentan kehidupan nya terhadap cuaca seperti burung.”Umur burung kan tidak begitu lama, sekitar 2 sampai 3 tahun sudah punah,”katanya kepada Wartawan RakyatJambi.co.

Kita mengharapkan untuk di tahun ini, satwa yang lain bisa datang di taman rimba ini karena bisa meningkatkan PAD dan ilmu edukasi di tingkat sekolah semakin meninggi, karena dengan adanya satwa yang baru datang bisa menambah wawasan edukasi di jenjang tingkat Sekolah terutama TK, SD, dan PAUD.” Karena bisa untuk pembelajaran mereka, dan bisa menambah wawasan buat mereka”tuturnya.

Dia berharap mudah mudahan pada tahun ini penambahan terhadap satwa harus ada karena untuk membuat lebih banyak lagi koleksi di taman rimba Jambi ini, dan untuk pemerintah agar bisa memperhatikan lagi supaya taman wisata hewan tersebut bisa menjadi tempat berlibur khusus nya untuk para pecinta hewan satwa liar.” kedepan jenis satwa bisa ditambahkan lagi agar para wisata bisa melihat satwa lain,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi, (Syah)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)