Tercemar PETI, Sungai Batanghari Tidak Layak Konsumsi

banner 468x60)

Jambi – Saat ini sungai Batanghari tidak layak untuk dikonsumsi, pasalnya lebih dari 50 persen sungai besar yang ada di Provinsi Jambi sudah tercemar.

Pencemaran air tersebut terjadi karena masih banyak kegiatan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang merajalela di hulu.”Secara kasat mata sungai kita tercemar karena dari hulunya masih banyak kegiatan PETI,” kata Sekda Provinsi Jambi, M. Dianto, Selasa (16/10/18).

Akibat dari kegiatan Ilegal tersebut, bukan banya membuat air sungai batanghari tercemar, namun juga berdampak kepada ekosistem yang ada.

Lanjut Sekda, banyak masyarakat yang beralih ke profesi dari berkebun menjadi penambang peti akibat terus anjloknya harga komoditi pertanian saat ini. Bahkan, banyak masyarakat yang bertaruh nyawa untuk mendapatkan emas seperti menambang di lobang jarum, berada di Kabupaten Merangin.”Susahnya ini urusan perut dengan harga komoditi perkebunan yang anjlok banyak masyarakat beralih dengan kegiatan PETI,” katanya.

Agar pencemaran Air Sungai Batanghari tidak semakin parah tercemar, Pemerintah sudah berupaya dan bekerja sama dengan Polri maupun TNI untuk berupaya memberantas adanya kegiatan PETI tersebut.”Kita mengajak seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota supaya mengurangi dan memberantas kegiatan PETI,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)