Tipu Yuslaini Hingga Rp 5 Milyar, Pemilik Toko Emas Tanjung Indah Bangko Ditangkap

banner 468x60)

MERANGIN – Nasib naas dialami seorang pengusaha asal Kerinci yakni Yuslaini (52) warga Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci ini. Akibat bisnis jual beli barang logam berupa emas, ia jadi korban penipuan hingga mengalami kerugian mencapai Rp.5 miliar.

Informasi yang berhasil dihimpun, penipuan ini dilakukan oleh Reza Febrial (28) seorang pemilik Toko emas Tanjung Indah Bangko. Kejadian bermula pada 10 April lalu, dimana korban (Yuslaini) bersama pelaku (Reza) bertemu di BNI Bangko.

Di dalam pertemuan tersebut, korban ingin membeli logam mulia seberat 5 Kg dari pelaku senilai Rp 5 miliar. Kesepakatan pun terjadi antara korban dan pelaku, dan korban mengirimkan uang sebesar Rp 5 miliar ke rekening pelaku.

Namun setelah ditransfer, pelaku tak kunjung memberikan barang yang dijanjikannya. Sehingga korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Merangin.Setelah beberapa bulan melakukan penyelidikan, akhirnya diketahui pelaku berada di sebuah apartemen di Jakarta.

Akhirnya pelaku pun berhasil diamankan bersama barang bukti hasil penipuannya. Diantaranya satu unit mobil BMW hitam yang dibelinya senilai Rp260 juta, kemudian uang tunai sebesar Rp236 juta dan logam mulia berupa emas dua keping yang dititipkan pelaku bersama pacarnya.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro, saat konfrensi Pers kepada sejumlah Wartawan Jum’at (2/6), membenarkan kejadian tersebut, sembari mengatakan bahwa pelaku sudah ditahan di sel Mapolres Merangin.”Ya, pelaku berhasil kita amankan di Jakarta, hal ini berkat kerjasama dengan pihak Poksek Taman Sari Jakarta pusat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, dari hasil penangkapan pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 236 juta, Satu unit Mobil jenis BMW warna hitam dan beserta ligam mulia berupa emas sebanyak dua keping yang dititipkan dengan pacarnya bernama Pamela Anjar.” Selain mengamankan pelaku, kita juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang, satu unit Mobil BMW dan logam mulia berupa emas dua keping.Atas perbuatan ini, pelaku dikenakan pasal 372 dan 378 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” tandasnya.(Anto)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)