Wah…Jika Diintervensi Bupati, Rojiun Akan Mundur Secara Terhormat

banner 468x60)

rakyatjambi.co,KUALA TUNGKAL- Birokrasi keuangan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjab Barat dirasa bertambah rumit semenjak Badan Pengeloaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab setempat dipimpin oleh Rajiun Sitohang.”Siapa Yang Tidak kenal dengan Rajiun, lima tahun saya di Jambi, kalau ada intervensi Bupati saya akan mundur dari jabatan, saya tidak takut dengan Bupati sekalipun, kalau masalah anggaran tidak boleh ikut campur,”ucap Rajiun Sitohan, Kamis (15/6).

Rojiun akan tetap mempertahankan aturan yang ada soal ketertiban keuangan, jika anggaran yang tersedia tidak ada maka tidak bisa dibuka aplikasinya.”Kita lihat saja nanti, jika ada proyek yang mau cairkan namun SPD ketersedian uang tidak ada maka tetap tidak bisa dicairkan, sekalipun itu perintah Bupati, sorry tidak bisa,”tegasnya.

Dia mepersilahkan kepada media untuk mengawasi kinerjanya, jika ada yang lari dari aturan maka dirinya siap mempertanggung jawabkannya.” Tak masalah silakan saja pantau, yang jelas saya tidak mau berurusan dengan hukum, memang benar soal aplikasi keuangan itu bukan soal pidana atau apa, Cuma sekedar ketertiban aturan saja,”sebutnya.

Untuk diketahui, Semenjak Kepemimpinan Rajiun Sitohang sebagai Kepala BPKAD yang awalnya Bupati ingin melakukan pembenahan, namun kenyataannya sama sekali tidak ada perubahan yang berarti.

Malahan Kabupaten Tanjab Barat harus kembali menerima kenyataan pahit dengan perolehan Opini Disclaimer untuk kedua kalinya dari BPK. (eko)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)