Wakili Provinsi Jambi, SMPN 21 Tanjabtim Sabet Juara 2 LSSN di Jakarta

banner 468x60)

MUARASABAK, RJC – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 21 Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Mewakili Provinsi Jambi, mengikuti Lomba Sekolah Sehat Nasional (LSSN), di Jakarta pada Rabu (13/11/2019).

Junaedi Rahmat Kadis Pendidikan Kabupaten Tanjabtim, mengucap syukur atas SMPN 21 dinobatkan juara 2, kategori dengan percapaian terbaik dari pinalis 26 Kabupaten Se_Indonesia, ungkap kepada RJC.

Dikatakan Junaedi Rahmat, Kita baru baru pertama kali tampil ditingkat nasional, meraih juara 2 itu sudah maksimal, tapi untuk massa yang akan datang perlu terus kita tingkatkan, tetap kita pacu lagi dan paling utama kedepannya kita terapkan PHBS ditingkat Sekolah, jelasnya.

Lanjut Junaedi, SMPN 21 mendapat uang pembinaan sebesar Rp 25 Juta dan tentunya mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat yakni Kementerian Pendidikan, seperti program-program peningkatan kurikulum dan program lainnya menjadi prioritas di SMPN 21 nantinya, guna meningkatkan mutu pendidikan di Tanjabtim, walau belum puas namun kita harus bersyukur, papar Junaedi Rahmat mengakhiri.

Sementara Hendri Darmanto kepala sekolah SMPN 21  Tanjabtim menyampaikan juara pertama diraih SMPN 5 Bogor karena sekolahnya besar dan siwanya banyak ada sekitar 3.500 siswa dan keunggulan lainnya, kita hanya 350 Siswa di SMPN 21, jadi alhamdulliah kita memperoleh juara 2, dengan mendapat Juara 2 merasa sangat puas dan peraih juara 3 SMPN 2 Badau Kepulauan Bangka Belitung, terangnya.

SMPN 21 Tanjabtim menjadi juara 2 LSSN dinilai banyak inovasi seperti inovasi kesehatan, gemar makan ikan dan pondok tahfiznya serta komitmen kerjasama dengan pemerintah kuat dan semua leding sektor membantu, itu nilai plus dan keistimewaan SMP kita, dibandingkan sekolah lain yang masuk pinalis LSSN Tahun 2019 ini.

Lebih lanjut diceritakan Hendri kita dapat uang pembinaan dan waktu dekat akan dilihat lagi perkembangan SMPN 21 Tanjabtim, oleh pemerintah pusat, saat ini kita akan tetap mempertahankan gelar juara 2.

Kemudian insyaallah kita meningkatkan mutu pelajaran terhadap siswa kita target 1 Tahun kedepan di Tahun 2020, karena selama ini mutu pendidikan belum ada ketingkat nasional, untuk guru Tanjabtim sudah menembus tingkat nasional, siswa yang belum, ini menjadi target kita, target Kepala sekolah dan para guru, jika tidak berhasil secara tidak langsung kepala sekolah dan guru akan mengundurkan diri, karena dinilai tidak berhasil, ini komitmen sebagai motivasi kedepan lebih baik pendidikan di Tanjabtim, ungkap Hendri Darmanto Kepala Sekolah SMPN 21 Tanjabtim. (4N5)

 

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)