Warga Gerah, Listrik Sering Byarpet Selama Ramadhan

banner 468x60)

KUALA TUNGKAL – Seringnya terjadi intensitas pemadaman listrik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya di kota Kuala Tungkal, sepertinya terus menjadi keluhan masyarakat (Pelanggan).

Buktinya, baru beberapa hari selama bulan suci ramadhan. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Kuala Tungkal, kerap melakukan pemadaman secara mendadak.

Menariknya, yang membuat masyarakat mengeluh, pemadaman berlangsung saat umat muslim sedang melaksanakan berbuka puasa. ” Sejak melaksanakan puasa pertama, saat mau berbuka puasa pemadaman terus terjadi. Kita terpaksa berbuka dalam suasana gelap. ” Ujar Somad warga Kuala Tungkal.

Dirinya selaku masyarakat (Konsumen), mempertanyakan pihak PLN. Kenapa pemadaman ini justru terjadi setiap memasuki waktu magrib. ” Alangkah sedihnya kita, permasalah listrik di Tanjabbar ini dari dahulu sampai saat ini tidak kunjung ada penyelesaian nya. Kita selaku masyarakat yang terus dirugikan. ” cetusnya.

Ungkap senada juga dikeluhkan masyarakat lainnya, Bujang, dirinya sangat kecewa dengan pemadaman yang dilakukan PLN ini, apalagi disaat masyarakat sedang mau berbuka puasa yang sangat membutuhkan penerangan. ”  PLN ni dak tau lagi orang mau berbuka puasa, lampu mati manjang alasan classik gangguan jaringan, sepertinya PLN nak cari ribut nampaknya, ” Tegasnya.

Sementara, Terkait masih tinggi intensitas pemadaman listrik ini, mendapat tanggapan serius dari Ketua Nasional Pemuda Indonesia(KNPI)  Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Suprayogi Saiful.

Kata dia, keluhan berkepanjangan yang dilontarkan masyarakat harus ditanggapi dengan baik dan jangan terus berulang. Disisi lain ia juga meminta agar pemerintah kabupaten harus tanggung jawab mengenai masalah pemadaman listrik ini. ” Kita minta pemda tanggung jawab masalah listik ini. Apalagi ini bulan puasa. Tolong serius masalah listrik ini,” Ujar Yogi sapaan akrab nya.

Pihaknya pun meminta adanya respon cepat dari penegak hukum untuk aktif melihat alat-alat yang dibeli oleh pengerja proyek PLN, karena alat-alat yang mengalir kan listrik ke Kuala Tungkal terbilang baru. ” Kita tidak mau ada yang mati lampu. Kita minta penegak hukum aktif, jaksa turun cek alat-alat pln yang sering trouble itu apakah alat kw atau bagaimana, jangan ada masalah baru turun,” tegasnya.

Terpisah kepala PLN Rayon Kuala Tungkal, Tasili saat di konfirmasi media ini terkait sering padamnya listrik selama ramadhan, diakibatkan ada gangguan penyulang di wilayah sungai toman arah ke Muara Sabak(Tanjabtimur). ” Sebenarnya tidak ada pemadaman bergilir yang kita lakukan, karena itu tadi ada gangguan dari jaringan penyulang, ” kilahnya.(end)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)