Zola : Pertanian Merupakan Program Prioritas Jambi Tuntas 2016-2021

banner 468x60)

photomirror_2017115123450996

rakyatjambi.co, TEBO – Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA mengemukakan Pemerintah Provinsi Jambi menerapkan pertanian program prioritas Jambi Tuntas 2016-2021, untuk itu pemerintah Kabupaten harus bisa mensinergikan program tersebut demikian dikemukakan. Saat melakukan Panen Raya Padi Sawah Jajar Legowo di Desa Malako Intan Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo, Sabtu sore (14/01/2017).

Gubernur Zola yang di dampingi anggota Komisi IV DPR RI Hj. Saniatul Lativa, SE, Korem 042/Gapu Kol. Inf. Refrizal, dan Direktur Irigasi Pertanian Ir. Tunggal Iman Panudju, M.Sc, Pj. Bupati Tebo Agus Sunaryo dan unsur Forkompimda Provinsi jambi dan Kabupaten Tebo turut panen perdana pada kesempatan ini.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Zola menyampaikan, dengan adanya panen raya yang dilaksanakan hari ini diharapkan dapat memotivasi bagi para petani untuk dapat peningkatan produktivitas pertanian yang bermuara peningkatan pendapatan dan kesejahteraan kaum petani berserta keluarga.”Saya berharap dengan adanya panen raya yang kita laksanakan ini dapat memberi motivasi bagi kita semua untuk dapat meningkatkan produktivitas pertanian dengan bertujuan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” sebut Zola.

Pada kesempatan ini Gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih nya kepada anggota Komis IV DPR RI atas bantuan dan motivasinya serta kegigihannya memperjuangkan provinsi jambi untuk mendapatkan bantuan dana dan Alsintan dari pemerintah pusat.”Saya ucapkan terima kasih kepada anggota Komisi IV DPR RI Hj. Saniatul Lativa yang berperan besar dalam mengalokasikan bantuan alsintan kepada para petani di provinsi jambi. Dan ucapan yang sama kepada Danrem 042/Gapu Kolonel Inf. Refrizal beserta jajarannya yang telah membantu para petani untuk mencetak sawah baru di provinsi jambi,” ucap Zola.

Gubernur juga menyebutkan bahwa Penyeluh pertanian merupakan ujung tombak pembangunan di bidang pertanian di daerah.

Pada saat diwawancarai rekan media Zola menjelaskan, ada beberapa kendala dan permintaan dari kepala desa Malako Intan, pemerintah Provinsi Jambi dan kabupaten Tebo siap untuk memenuhi dengan skala bertahap, terutama irigasi dan jembatan gantung akan dibangun serta akan memperbaiki jalan padang lamo sepanjang 135 Km dengan anggaran yang telah disetujui senilai 50 milyar pada tahap pertama.

Selain itu Gubernur juga mengusulkan para petani agar dapat mengasuransikan tanamannya. “Kita ada asuransi bagi para petani dan nelayan, kita hanya bayar 35 ribu perbulan, seandainya pertanian kita rusak atau gagal panen serta musibah banjir dan kekeringan, Kita dapat mengusulkan untuk diganti melalui asuransi tersebut senilai  6 juta sebagai penganti benih tadi,” jelas Zola.

Selain itu Pj bupati menghimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan bercocok tanam di kabupaten Tebo, karena kebutuhan pangan masih 60 persen didatangkan dari daerah luar, serta lahan di kabupaten tebo sendiri masih banyak yang belum dapat digarap oleh para petani, “Untuk itu saya mengajak para petani agar dapat memanfaatkan lahan tidur dapat digarap dan dijadi kan untuk bercocok tanam. Dan gerakan turun ke sawah untuk dapat dihidupkan kembali agar kabupaten Tebo bisa swasembada beras,” ajak Bupati.

Pada kesempatan ini gubernur juga panen mengunakan alat Panen Combine Harvester dengan sasaran untuk meningkatkan Produktivitas dan Produksi Padi. Luas Lahan sawah Desa Malako Intan adalah 293 Ha.

Sebelum Kepala Desa Malako Intan melaporkan, panen kali ini musim panas tapi hasil yang di dapat alhamdullilah cukup mengembirakan, “Kami atas nama masyarakat desa mau mengusulkan minta bantuan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten untuk dapat membangun irigasi yang akan mengairi sawah seluas 300 Ha serta alat pertanian  dan jembatan yang belum ada di desa kami.” minta Kades.

Selain itu dirinya juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur ke desa Malako Intan, “Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan rombongan yang mana semenjak desa ini berdiri belum pernah didatangi oleh kepal daerah, baru kali ini kami di kunjungi oleh Gubernur,” ucap Kades.

Pada kesempatan ini Gubernur juga berikan bantuan bibit padi dan bibit kepada kelompok tani, Budidaya Padi Inbrida seluas 1.040 Ha, budi daya jagung seluas 5.000 Ha, budi daya kedelai seluas 4.000.

Budi daya cabe merah keriting seluas 40 Ha serta alsintan Combine Besar sebanyak 2 unit, Combine Sedang sebanyak 3 unit dan Corn Sheller sebanyak 5 unit. Yang diterima secara simbolis oleh setiap ketua kelompok.

Laporan wartawan provinsi (Jrw/Hms/adv)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)