Serapan Belanja Daerah Batanghari Semester I Hanya 23,06 Persen

739 views

Muara Bulian – Serapan belanja daerah Pemerintah Kabupaten Batanghari di tahun 2022 ini masih diangka 23.06 persen, dari pagu anggaran belanja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sebesar Rp1.628.749.496.996. dan hanya terealisasi Rp375.558.949.464 per 30 Juni 2022. Sehingga untuk persentase rata-rata realisasi pelaksanaan kegiatan bisa dikatakan masih dibawah 30 persen. Senin (25/07).

Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Setda Batanghari, Ernawati menyatakan, serapan anggaran semester ini sangat rendah, dan tercatat ada 13 OPD pencapaiannya kurang dari 30 persen.

“Jadi ada 13 OPD yang berada di bawah 30 persen, sebetulnya 13 OPD itu sudah melampaui, hanya saja rata-rata terkendala soal pengentrian, sehingga prosesnya sudah dilaksanakan akan tetapi pengentrian nilainya masih nol, Padahal sudah proses semua seharusnya nilainya tidak nol. Terkecuali memang ada beberapa OPD yang berbeda misalnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, yang tergantung peristiwa bencana,”Ungkap Erna

Ernawati juga telah mengimbau, agar Kepala Dinasnya untuk memerintahkan operator Laporan Pelaksanaan Program Kerja LPPK supaya menyelesaikan entriannya, mereka juga harus saling berkoordinasi dengan Bagian Administrasi Pembangunan terkait progres yang dilaksanakan.

“Adapun kelompok pencapaian kurang dari 30 persen adalah Dinas Perhubungan realisasi 29.50 persen, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan realisasi 28.60 persen, Kecamatan Muara Bulian realisasi 28.58 persen, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa realisasi 27.59 persen, Dinas Perkebunan dan Peternakan realisasi 27.53 persen,”Sebut Erna

“Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura realisasi 26.84 persen, Dinas Kesehatan realisasi 23.86 persen, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan realisasi 22.89 persen, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah realisasi 20.67 persen, Badan Penanggulangan Bencana Daerah realisasi 20.63 persen, Badan Keuangan Daerah realisasi 18.71 persen, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman realisasi 9.88 persen dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat realisasi 2.53 persen,” tambahnya. (RUD)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait