Diduga Minim Pengawasan, Pembangunan SMKN 10 Kecamatan Seko Tak Kunjung Selesai

229 views

TANJAB BARAT-Diduga masih Minimnya pengawasan sepertinya yang menjadi dampak suatu pengerjaan yang dilaksanakan tidak terselesaikan,hal ini lah yang dirasakan salah satu Proyek pembangunan baru dinas pendidikan SMKN 10 TANJABBAR berlokasi di kelurahan Tungkal V ,Kecamatan Seberang kota ( SEKO-),Kabupaten Tanjung Jabung Barat,yang pengerjaannya melalui anggaran Provinsi Jambi pada tahun 2022.

Akibatnya dengan kurangnya pengawasan dari instansi terkait,begini lah jadinya bangunan yang seharusnya dapat difungsikan untuk belajar mengajar,pembangunannya menjadi molor alias setengah jalan atau tak kunjung selesai.

Dari hasil Pantauan awak media di lapangan,bangunan Sekolah tersebut hanya berdiri kurang lebih 70 persen yang terselesaikan diantaranya pelapon atau dek,lantai ,dinding dan bangunan tersebut juga masih dikelilingi rerumputan ilalang serta masih adanya pondok para pekerja didepan bangunan yang menandakan pembangunan sekolah tersebut belum siap pelaksanaanya.

Bahkan,material proyek berupa batu,semen dan lainnya masih terlihat berserakan di lokasi pekerjaan bahkan semen sudah ada yang ada yang banyak mengeras

Salah seorang pekerja saat disambangi awak media mengatakan, bahwa pihaknya bekerja disini baru kurang lebih sekitar 3 Minggu karena sebelumnya bukan rombongan dari kami yang mengerjakannya.

“Kami ini orang kedua sebelumnya bukan kita yang mengerjakan proyek ini.tukang lama tidak tahu apa alasan mereka mundur,”sebut pekerja yang enggan menyebutkan namanya ini.

“kondisi pekerjaan kita awal masuk diperkirakan baru mencapai 55 persen, sebagian pekerjaan sebelumnya ada yang kita rombak, seperti tiang teras karena ukurannya tidak sesuai (kecil) tiang lama kurang ukurannya 20 × 18 kecil di rombak jadi 20 × 20,”sambungnya.

Ditanya ada tidak konsultan dan pengawas dari Provinsi turun ,ia mengakui sejak kerja selama hampir kurang tiga Minggu tidak pernah nampak.

“Konsultan semenjak saya kesini tidak pernah nampak,sekitar 3 Minggu kita disini,”imbuhnya.

Bedasarkan papan proyek ditemukan dilokasi bahwa proyek bersumber dari anggaran APBD pemerintah provinsi tahun 2022 bidang kegiatan Dinas pendidikan provinsi Jambi dengan jumlah anggaran senilai Rp 1,386 .000.000 yang di kerjakan oleh CV Central Tampines.

Sementara terkait pekerjaan yang belum selesai dan loncat tahun ini pihak Isntasi terkait maupun yang lainnya belum bisa untuk dikonfirmasi. (by/*)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait