Gara-gara Mesin Gerinda, Alamsyah Bacok Teman Sendiri

1326 views

Muara Bulian – Senin, (01/07) pelaku penganiayaan di Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Alamsyah bin Yahya (23) warga Dusun 2, Kecamatan Muara Teladan, Kabupaten Lubuk Linggau, Sumatra Selatan harus mendekam di dalam jeruji sel tahanan Polsek Bajubang akibat ulahnya.

Kapolsek Bajubang IPTU Elfian Yusran Ritonga saat konferensi pers membenarkan penangkapan pelaku penganiyaan tersebut. “Iya, kita telah mengamankan tersangka pelaku penganiyaan terhadap M. Jais warga Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang,” ungkap Kapolsek Bajubang IPTU Elfian Yusran Ritonga, Senin (01/07) di Mapolsek Bajubang.

“Kronologis Kejadian tersebut, pada hari Sabtu tanggal 29 Juni 2019 lalu sekira pukul 17.30 wib pada saat itu korban bersama temannya bernama Loyong sedang duduk duduk di depan rumah. Pada saat itu, datang lah tersangka dengan maksud menanyakan kepada korban kenapa mata gerinda di bengkel las tempat pelaku bekerja sering hilang, Namun, pada saat itu, korban mengatakan kepada tersangka untuk menanyakan dengan teman teman yang sering kumpul di bengkel las tempat pelaku bekerja, ” katanya.

“Sempat terjadi cekcok antara korban dan tersangka, namun sempat dilerai oleh teman korban, setelah sempat terjadi cek cok mulut tersebut pelaku sempat pergi. Namun, tersangka kembali lagi tanpa sepengetahuan korban. Saat itu, pelaku langsung melakukan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan parang, sehingga menyebabkan telinga bagian bawah korban putus dan pelaku juga membacok bagian punggung korban, Setelah melakukan pembacokan tersangka langsung melarikan diri dan keluarga korban langsung membawa korban ke rumah sakit. Setelah membawa korban ke rumah sakit, malam harinya keluarga korban langsung melapor ke Polsek Bajubang,”sebut Elfian.

Mendapat laporan tersebut, “Anggota Polsek Bajubang bergerak mendatangi tempat kejadian perkara melakukan pengejaran terhadap tersangka. Namun, karna hari sudah larut malam tersangka berhasil melarikan diri ke dalam perkebunan yang berada di desa pompa air. Saat itu kita dibantu oleh warga sekitar melaku pengejaran terhadap tersangka. Akhirnya keesokan harinya tanggal 30 Juni 2019 sekira pukul 07.00 wib, keberadaan tersangka diketahui sedang beristirahat di sebuah pondok di kebun tersebut dan saat itu tersangka langsung diamankan tanpa perlawan, selanjutnya dibawa ke Polsek Bajubang guna proses lebih lanjut, Akibat perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 351 ayat 2 karna dengan perbuatannya menyebabkan orang lain luka berat dengan ancaman 5 tahun penjara, ” ucap Elfian.(RUD)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait