Guru SMPN 4 Tanjab Barat Tewas Ditikam Orang Tak Di Kenal‎

1318 views

img-20160929-wa0013Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya

rakyatjambi.co,KUALA TUNGKAL – Warga desa Sungai Terap parit Suak Haji, Kecamatan Betara. Kabupaten Tanjung Jabung Barat, digegerkan dengan tewasnya seorang guru SMP Negeri 4 Betara.

Eka Sabmika Binti Misra kelahiran 20 Nopember1985‎ beralamat di Desa Serdang Jaya. Merupakan korban yang tewas bersimbah darah ditusuk oleh orang tak di kenal. Saat pulang dari mengajar sekitar pukul 13,00 wib Kamis (29/09/16).

Korban yang sudah bekerja selama dua tahun lebih ini, tewas di lokasi kejadian dengan belasan luka disekujur tubuhnya.

Dari informasi warga yang enggan disebbutkan namanya mengatakan, korban ditikam ketika dalam perjalanan pulang ke Rumahnya di Desa Serdang dengan mengendarai sepeda motor. Tapi sebelumnya korban terlihat sempat ‎adu mulut dengan seorang pria.

Sambil meninggalkan pria itu, korban mengambil kendaraannya, dan bergegas pergi untuk mengelakan pertengkaran. Namun secara tiba-tiba pria itu langsung mengeluarkan senjata tajam dan menikam tubuh korban, korban yang mendapat serangan mendadak tersebut
langsung terjatuh bersimbah darah dan meregang nyawa di lokasi.

Pantauan rakyatjambi.co dilokasi, terlihat warga ramai ingin melihat kondisi korban. ditubuh korban darah segar masih mengucur dan membasahi
pakainya. Nampak juga, luka robek di mata sebelah kanan.‎

Saat pihak kepolisian langsung mengamankan tempat kejadian perkara dan memasang garis police line di TKP.

Sedangkan korban, saat ini langsung dilarikan untuk dilakukan visumet reperium di RSUD KH Daud Arief Kualatungkal.

Kepala Desa Teluk Kulbi, Ismail Hanafi, ketika dikonfirmasikan dilokasi, mengatakan, dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat telpon warganya.‎” Saya baru mengetahui kalau ada korban seorang guru meninggal dilokasi akibat ditikam.” Ungkapnya.

Terpisah Kapolsek ‎ Betara, AKP Pandit berserta anggota polsek lainnya terlihat masih berada dilokasi kejadian melakukan penyidikan dan olah TKP.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Tanjab Barat, AKP Gokma Huliate Sitompul, ketika ditemui untuk dikonfirmasikan, dirinya belum
berani buka mulut.” Kita tunggu pihak keluarga dulu”, Katanya.

Sementara itu,dari hasil pemeriksaan pada jasad korban yang dilakukan dr Elma menyebutkan, bahwa korban meninggal akibat kehabisan darah.

Ditubuh korban, ditemukan banyak luka bekas tusukan benda tajam. Ukuran setiap luka disekujur tubuh korban hampir sama. Yakni lebar 2 centimeter dengan kedalaman 0,3 cm. ” Luka-luka Ditubuh korban terdapat dileher, kepala, punggung, tangan, perut kanan, payudara atas kanan, dan ada juga bawah mata kanan.” Terangnya singkat.

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait