Infrastruktur Irigasi Sejahtrakan Petani Padi Di Tanjab Barat

1879 views

photomirror_201691512445640Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya

rakyatjambi.co, TANJAB BARAT- Keberhasilan Petani padi di desa Sri Agung dan desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat sangatlah didukung dengan adanya infrastruktur irigasi yang ada. Karna tanpa air tanaman padi di persawahan tidak akan bisa tumbuh subur.

Dukungan Pemerintah Provinsi Jambi melalui pembangunan Infrastruktur Irigasi selama 4 tahun belakangan dirasa sangat membantu petani di kawasan centra Padi terbesar Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut.“Kami mewakili petani mengucapkan terimakasih juga selama ini sudah ada dukungan sepenuhnya dari pemerintah Jambi untuk mewujudkan swasembada pertanian di wilayah kami di Sri Agung dan Rawa Medang ini,” kata Sutanto, Juru Irigasi Daerah Irigasi (DI) Suban.

Dia menjelaskan, saluran Irigasi yang ada saat ini mengaliri daerah layanan seluas 1.120 hektar sawah yang terletak di dua desa.“Petani menginginkan kembali perluasan lahan yang belum tercetak sawah seluas 160 hektar yang kini masih tertanam sawit. Kami mohon dukungannya, karna bagaimana pun Pertanian ini memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Susanto mengatakan, Peningkatan irigasi yang peruntukan untuk seribu lebih hektare sawah itu dibangun oleh pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Sumber Daya Air menggunakan sumber dana dari APBD Provinsi Jambi yang rutin digelontorkan setiap tahunnya.“Irigasi kita sebetulnya satu Daerah Irigasi (DI) Suban. Untuk daerah layanannya tadi 1.120 hektar. Infrastruktur kita ada bendungan, ada saluran primer, saluran sekunder, dan sekarang sudah masuk ke bangunan saluran saluran tersier. Jadi inilah wujud nyata dukungan dari PU provinsi Jambi untuk mensuport daerah pertanian yang ada disini,” terang Susanto.

‪Ia sangat berharap bantuan pembangunan sarana irigasi dapat ditingkatkan lagi agar bisa memaksimalkan pengairan areal persawahan di desa Sri Agung dan desa Rama Medang sehingga produksi padi petani dapat meningkat setiap tahunnya.‬“Harapan kami kedepan bisa ditingkatkan lagi, apalagi ada usulan untuk pengembangan wilayah percetakan sawah yang masih ada potensi 1.017 hektar di desa Suban(Lahan Sengketa dengan PT WKS yang kini masih di perjuangkan). mungkin nanti bisa dibangunan satu unit irigasi lagi dan itu akan sangat mendukung, jadi ada sekitar 2300 hektar yang bisa kita manfaatkan untuk potensi persawahan,” jelasnya.

Susanto dan para petani menginginkkan Tiga desa yang terletak bersebelahan, yakni Desa Sri Agung, Desa Rawa Medang dan Desa Suban di Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi ini diharapkan kedepan mampu menjadi lawasan lumbung padi terbesar di provinsi jambi.

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait