Kabut Asap, Kasus ISPA Meningkat Tajam

854 views

Beritaduo.com-BANGKO-Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin merelease, kasus penyakit yang menonjol selama cuaca buruk, seperti terjadi peningkatan luar biasa kasus Pneumonia atau Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) kategori berat dalam tiga bulan terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin, Solahudin melalui Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (F2MPL), Zamroni mengatakan, pada bulan Mei 2015 jumlah penderita Pneumonia tercatat ada lima kasus. Lalu jumlah ini terjadi peninggakatan lima kali lipat dibulan Juni 2015, yakni tercatat ada 26 kasus. Sementara data terakhir, pada bulan Juli, jumlah penderita Pneumonia ini bertambah menjadi 55 kasus.

‘’Data yang kita himpun dari 23 Puskesmas di Merangin,” terang Zamroni, kemarin (26/8). Zamroni mengatakan, peningkatan penderita Pneumonia ini disebabkan musim kemarau yang berkepanjangan. Tidak menutup kemungkinan, terjadi penambahan jumlah kasus penderita Pneumonia.

Rata rata yang terkena Pneumonia adalah Bayi Lima Tahun (Balita). Karenanya, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap penyakit ini terutama pada Balita.

Dijelaskan Zamroni, ciri ciri terkena Pneumonia pada umumnya berupa batuk, pilek, kemudian terjadi muntah muntah yang disertai dengan buang air besar atau diare dan biasanya diikuti dengan peningkatan suhu tubuh atau. Kondisi ini membuat pasien menjadi lemah, dan butuh penanganan secepatnya.

Lebih lanjut Zamroni mengatakan, selain ISPA berat atau Pneumonia di musim kemarau ini, dari data yang diperoleh dari 23 Puskesmas, penderita ISPA juga banyak. Meski kecenderungannya dari bulan kebulan terjadi penurunan.

Untuk bulan Mei 2015, tercatat sebanyak 1.811 kasus penderita ISPA. Pada bulan Juni 2015, jumlah penderita ISPA menurun menjadi 1.659 kasus, dan bulan Juli 2015 kembali mengalami penurunan menjadi 1.613 kasus.

‘’Dari 23 Puskesmas di kabupaten Merangin, Kasus tertinggi penderita Ispa ini tercacat di Puskesmas Pematang Kandis, yaitu sebanyak 342 kasus dalam tiga bulan yang telah kita data ini,” terangnya.

Sementara untuk bulan Agustus sendiri sejauh ini pihaknya belum bisa membeberkan secara rinci, karena bulan Agustus sendiri masih berjalan. Hanya saja dia memperkirakan, dengan kondisi cucuaca yang masih tergolong ekstrim hingga saat ini, maka tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan meningkat.

‘’Untuk bulan Agustus belum bisa kita rincikan, namun tidak menutup kemungkinan akan meningkat,” ujarnya lagi.
Selain ISPA dan Pneumonia, kasus penderita Diare juga terlihat mengalami peningkatan. Data Dinkes Merangin, dari 647 kasus di bulan Juni 2015, naik menjadi 687 kasus yang ditemukan di bulan Juli 2015. Sama halnya dengan ISPA, untuk kasus Diare di Bulan Agustus ini juga belum bisa dirilis oleh pihak dinkes Merangin.

Meski terjadi peningkatan untuk kasus Pneumonia dan diare, pihak Dinas Kabupaten Merangin belum mau menetapkan status Kategori Luar Biasa (KLB). Pasalnya, hingga bulan Juli 2015 belum tercatat ada korban jiwa untuk kasus Pneumonia dan diare.
‘’Namun jumlah peningkatan ini masih belum masuk dalam KLB (Kategori Luar Biasa,” jelan Zamroni lagi.

‘’Atau bila peningkatan dari bulan ke bulan sudah mencapai dua kali lipat, itu sudah masuk KLB,” pungkasnya.(MT)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait