Bupati Batanghari Serahkan Buku Tabungan KPM dan Kendaraan Operasional PPKH

banner 468x60)

Muara Bulian – Senin, (12/08) Bupati Batanghari Ir.H.Syahirsah,Sy hari ini melakukan penyerahan buku tabungan ke 1.142 keluarga penerima manfaat (KPM) dari program keluarga harapan (PKH) salah mapping Tahun 2018 dan penyerahan bantuan 9 unit sepeda motor untuk kendaraan operasional pendamping program keluarga harapan (PPKH) di halaman Kantor Bupati Batanghari.

Selain Bupati Batanghari Ir.H.Syahirsah tampak hadir juga Wakil II Ketua DPRD Batanghari Hj.Yuninta Asmara,SH, Sekretaris Dewan DPRD Batanghari Aminullah, Para Unsur Forkompimda, Para Kepala OPD serta tamu undangan lainnya.

Dalam acara ini Bupati Batanghari memberi sambutan masalah penyerahan buku tabungan keluarga penerima manfaat program keluarga harapan salah mapping Tahun 2018 dan penyerahan bantuan kendaraan operasional pendamping program keluarga harapan.

Bupati Batanghari Ir.H.Syahirsah seperti yang disampaikannya, “bahwa zaman modern ini kebutuhan manusia bukan hanya sandang pangan dan papan, tetapi juga butuh pendidikan dan kesehatan. Hanya saja selama ini dalam pelaksanaannya ada kendala kesana kesini, contohnya PKH ini yang ternyata dari tahun 2018 ada buku tabungan PKH ini yang kesasae ke Provinsi lain dan hal ini adalah hal yang tidak masuk akal,”Ucap Syahirsah

Lanjut Syahirsah, Akan tetapi dengan hal ini pemerintah langsung kirimkan surat ke Kementerian Sosial akan tetapi tidak ada tanggapan, Jadi Pemerintah langsung bergerak cepat memerintahkan Dinas Sosial untuk berangkat ke Jakarta untuk menemui orang tersebut dan Alhamdulillah hasilnya hari ini cair. Dan untuk data pendataan masyarakat miskin Batanghari terbaik di Pusat.

“Dan untuk hal masalah PKH ini pemerintah desa juga harus bersikap cepat dalam memeriksa warganya, apakah masih berhak menerima bantuan atau adakah lagi warga lain yang berhak menerima bantuan tersebut, itulah yang seharusnya dilakukan pemerintah desa. PKH ini pada dasarnya masyarakat berhak mendapatkan Rastra, berhak menerima JKN dan berhak menerima PKH, karena tidak semua orang miskin punya JKN KIS,”ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan PKH Sarbina mengatakan, “dengan bantuan ini saya merasa senang karena saya hanya menjadi ibu rumah tangga dan suami saya hanya bekerja sebagai petani karet. Dan dengan adanya bantuan ini kami merasa mendapatkan kesejahteraan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari, karena hal ini sebelumnya belum pernah kami dapatkan,”katanya.

“Harapan kami kepada pemerintah semoga kedepannya dapat memberikan bantuan yang lebih lagi, terutama kepada rakyat rakyat yang tidak mampu. Karena hal ini dapat membantu rakyat kecil terutama sekali untuk pendidikan anak sekolah dan dengan ini saya merasa sangat terbantu,”Sebut sabrina. (RUD)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)