FACHRORI : PEMPROV BERKOMITMEN IMPLEMENTASIKAN PENGELOLAAN SAWIT

banner 468x60)

Uni Eropa Tinjau Pengelolaan Sawit di Provinsi Jambi

Jambi – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi berkomitmen untuk mengimplementasikan pengelolaan kelapa sawit dengan sistem yang ramah lingkungan. Hal tersebut dikemukakan Fachrori dalam Jamuan Makan Malam Pemerintah Provinsi Jambi dengan Executive Oil Palm Program for Ambassadors, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (16/04) malam.

Fachrori menjelaskan, sub sektor perkebunan merupakan penggerak utama pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi, karena ada lebih kurang 629.836 petani yang bercocok tanam dibidang perkebunan dengan jumlah areal 1,4 juta hektare. “Perkebunan kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan yang dominan, serta memegang peranan penting dan posisi yang strategis di Provinsi Jambi, ini dapat dilihat dari peningkatan ekonomi masyarakat di daerah pusat perkebunan,” ujar Fachrori.

Fachrori menerangkan, perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi didukung dengan iklim yang cocok, infrastruktur yang memadai, potensi pasar dan budaya masyarakat sendiri. Pembangunan perkebunan kelapa sawit harus dipertahankan secara berkelanjutan, tata cara kelola yang benar dengan memperhatikan unsur ramah lingkungan. “Ada berbagai rintangan dan beberapa masalah dalam pengembangan komoditas perkebunan kelapa sawit ini. Berbagai stigma negatif muncul, baik secara regional, nasional dan internasional, yang terkait isu kerusakan lingkungan, permasalahan lahan dan hubungan sosial yang kurang harmonis dengan masyarakat sekitar perusahaan,” terang Fachrori.

 

Kepala Badan Pengkajian Kebijakan dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri RI, Dr.Siswo Pramono menyampaikan, program ini telah direncanakan oleh Kemenlu sebelumnya, tahun kemarin Kemenlu telah bekerjasama dengan Universitas Negeri Jambi (Unja) melalui program Summer Course Palm Oil yang diikuti oleh peserta dari Jerman, Spanyol dan berbagai kawasan Eropa lainnya. Peserta tersebut belajar mengenai palm oil di Unja dan melakukan praktek lapangan di beberapa perkebunan. “Kami memiliki niat untuk lebih memperkenalkan Jambi kepada dunia, karena Jambi memiliki potensi yang luar biasa. Tahun kemarin kami juga telah berjanji akan membawa lagi lebih banyak tamu-tamu dari luar negeri untuk bisa ikut menyumbang dalam berbagai bentuk untuk pembangunan di Jambi,” tutur Siswo.

 

Duta Besar Uni Eropa, Vincent Guerend menyampaikan, hari ini rombongan dari Duta Besar Uni Eropa telah banyak melakukan diskusi tentang perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi, dimana perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi sangat luar biasa dengan menggabungkan teknik tradisional dengan teknik modern, yang menjadikan perkebunan kelapa sawit di Jambi sangat baik sekali.”Kita tadi telah berbicara banyak dan Bapak Gubernur mengatakan tentang potensi yang ada di Provinsi Jambi seperti, kelapa sawit, batubara, dan minyak bumi. Ada hal yang perlu digarisbawahi yaitu kelapa sawit merupakan sektor yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi,” ujar Vincent. “Kami merasa senang karena Bapak Gubernur Jambi menekankan kepada perusahaan kelapa sawit untuk mengikuti peraturan, khususnya untuk ramah terhadap lingkungan,” sambung Vincent.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)