Tanggul di RT. 02 Desa Tanjung Senjulang Kembali Jebol, Kelompok Tani Mengeluh

banner 468x60)

KUALA TUNGKAL-Tanggul yang dibangun oleh pemerintah daerah pada tahun 2016 dan kemudian dilanjutkan kembali pengerjaannya ditahun2017,ternyata kondisinya tidak bisa dipergunakan oleh petaniSuka Maju  yang berada dirt.02 Desa Tanjung Senjulang Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjab Barat.pasalnya tanggul tersebut jebol,akibatnya lahan yang akan dipergunkan untuk menanan padi tidak bisa digunakan.Sedangkan lahan yang akan difungsikan oleh para kelompok tani seluas kurang lebih 27 hektar setiap perorang dapat mengelola lahan satu hektar.

Bahkan,jebolnya tanggul yang ada sudah mendapat respon dari pemerintah daerah yaitu dinas pertanian,kemudian kelompok tani mendapat bantuan kucuran dana sebesar Rp.6 Juta ditahun 2017.

Dengan bantuan yang telah didapat para kelompok tani mulai melakukan pembenahan tanggul yang jebol dengan cara swadaya,namun akan tetapi belum kurang lebih satu bulan kondisi tanggul yang berbatasan dengan sungai pengabuan tersebut tidak dapat menahan derasnya air masuk dan keluar.

Dari hasil pantauan dilapangan,untuk kondisi tanggul yang jebol tersebut kondisinya berkemungkinan tidak bisa lagi dilakukan perbaikan dengan cara swadaya,sebab tumbukan bahan tanah atau batu yang dimasukkan didalam karung plastic tersebut tidak sanggup menahan kencangnya air masuk dan keluar dari sungai pengabuan.namun kini kelompok tani hanya bisa melihat dan memperhatikan bagaima caranya  lahan yang rencananya akan digarap ini bisa  difungsikan.bahkan lahan yang 27 hektar tersebut jinni menjadi terbengkalai serta dipenuhi kembali semak  belukar.

Ketua Kelompok Tani Suka Maju Sutrisno saat disambangi awak media terkait hal tersebut mengatakan,pihaknya membenarkan bahwa ada tanggul yang pernah didapat dari pemerintah pada tahun 2016 dan kemudian dilanjutkan perbaikan ditahun 2017 kini kondisi tanggulnya jebol,yang diakibatkan tidak sanggup menahan debit air masuk dan keluar yang berdekatan dengan sungai pengabuan.“untuk pengelolaan lahan yang rencananya jika tanggul tersebut tidak jebol ada 27 hektar lahan yang dipereruntuhkan kepala kelompok tani,yang setiap perorangannya mengelola satu hektar.”ujarnya kemarin

Selain itu,dikarnakan tanggul itu jebol bibit padi yang akan ditanam semuanya banyak yang mati dan terbengkalai.“memang kita ada mendapat bantuan dari dinas pertanian untuk perbaikan tanggul yang jebol tersebut sebesar Rp.6 juta,dari dana yang telah diberika kita kelompok tani melakukan perbaikan secara  swadaya.itu bertahan tidak kurang dari satu bulan.”cetusnya

Selain itu,selaku ketua kelompok tani dengan kondisi tanggul seperti itu kembali melaporkan kepada dinas pertanian  untuk mendapat perbaikan.“kami dan diperbantu Kepala Desa kemarin ada mendatangi kantor Dinas Pertanian untuk memberi tahukan kondisi tanggul yang jebol tersebut  untuk diperbaiki dan ditinggikan,namun belum ada repon apapun hingga sekarang.”sebutnya

Sementara itu Kades Tanjung Senjulang Mardani menuturkan,bahwa pihaknya membenarkan kemarin ada melaporkan kedinas terkait (Dinas Pertanian-) bersama kelompok tani  suka maju terkait tanggul yang jebol dirt.02 Desa Tanjung Senjulang Kecamatan Bram Itam.“ya pihaknya memang ada melaorkan kedinas pertanian bersama kelompok tani untuk memberitahukan tanggul yang berlokasi dirt.02 Desa Tanjung senjulang jebol kembali.”Ungkapnya (end)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)