102 Hektar Padi Gagal Panen

1241 views

img-20161130-wa0038Laporan Wartawan rakyatjambi.co, Eko wijaya

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL-Musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum lama ini, berdampak pada tanaman padi milik petani.

Terhitung ada tiga Kecamatan Tanjung Jabung Barat, yakni Batang Asam, Tungkal Ulu dan Betara tanaman padinya diterjang fuso.

Dampak dari fuso ini, berdasarkan dari pendataan pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Tanjabbar pada Tanggal 18 Nopember kemarin, tercatat sebanyak 102 hektar tanaman padi
dipastikan gagal panen. Dan petani terpaksa harus menyemai benih baru.

Ir Zainuddin Kepala Dinas(Kadis) Pertanian Tanjabbar mengatakan, meluapnya Sungai Tantang dan Sungai Batang Asam menjadi penyebab gagal tanam petani di Kecamatan Batang Asam, Desa Tanjung
Bojo.” Satu ton benih padi yang baru seminggu di semai petani untuk 40 hektar sawah ludes disapu banjir,” katanya.

Sedangkan Di Kecamatan Tungkal Ulu, kata dia, fuso ini juga mematikan tanaman padi usia 30 hari diatas lahan seluas 24 hektar, tepatnya di Desa Gemuru. Dan ini juga disebabkan meluapnya permukaan air sungai pengabuan. Sementara di Desa Muntialo, Kecamatan Betara terdata 6 hektar tanaman padi yang mati tenggelam.” Kalau yang di Betara, memang lokasi sawahnya berada ditengah-tengah danau panjang (sawah tadah hujan-red). Begitu

diguyur hujan setiap hari, tanaman padi usia 30 hari langsung tenggelam,” ujarnya.

Ditambahkannya, akibat terjangan fuso tersebut, kerugian yang harus di pikul petani diperkirakan mencapai miliaran rupiah.” Untuk kondisi saat ini, areal persawahan yang terendam belum bisa kembali ditanami, kami sudah laporkan ini ke provinsi, kita minta bantuan ke provinsi. ” Sambungnya.

Saat ditanya bagaimana dengan tanaman padi di kecamatan lainnya? Dirinya menyebutkan untuk Kecamatan Pengabuan dan Senyerang, kondisi saat ini masih aman .” Sedangkan untuk sawah-sawah di Kecamatan Seberang Kota, kita belum mendapat informasi dari petugas mau pun masyarakat disana,”tukasnya.

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait