190 Pasien Covid-19 Dikubur di TPU Terpisah, Nujumuddin : Kami yang Gali Kuburnya jadi Data Kami Valid 

136 views

KOTAJAMBI — Mulai dari proses pengobatan, menyediakan fasilitas perawatan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Pemerintah Kota Jambi dibawah kepemimpinan Walikota Sy Fasha dan Wawako Maulana juga bertanggungjawab sampai ke proses pemakaman bagi pasien yang meninggal dunia.
Komitmen tanggungjawab pemerintah kota sesuai dengan petunjuk Pemerintah Pusat dimasa pandemi covid-19, ini ditegaskan oleh Kepala Bidang PJU, Dinas Perkim Kota Jambi, Nujumuddin.
Hingga Jumat 11 Juni 2021, diterangkan Nujumuddin, setidaknya sudah 190 pasien positif Covid-19 meninggal dunia dan dikubur di tempat pemakaman yang difasilitasi pemerintah Kota Jambi.
Masing-masing 160 orang dimakamkan di Tempat Pemakaman Pusara Agung, kemudian 30 pasien positif lainnya yang meninggal dunia di kubur di Pemakaman Bumi Langgeng. “Kalau ada yang protes data ini lapor kepada saya. Kami yang Gali Kuburnya jadi Data Kami Valid, ” tegas Nujumuddin, kepada wartawan media ini Jumat kemarin 11 Juni 2021.
 
Bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 diuraikan Nujumuddin, selama ini pihak Pemerintah Kota Jambi tidak memberatkan seluruh biaya kepada ahli waris almarhum dan almarhumah, karena kata dia setiap jenazah dikubur pakai protokol kesehatan dibiayai oleh pemerintah Kota Jambi. “Setiap jenazah pemkot siapkan anggaran untuk perlengkapan penguburan seperti peti, dan lainya, besaran anggaran yang ditanggung Rp 5 juta per orang, ” terangnya.
 
” Pihak keluarga juga tidak perlu khawatir karena proses pemakaman dengan protokol kesehatan juga dikerjakan sesuai dengan syariat ajaran agama yang dianut masing-masing pasien, kita ada tim berjumlah 23 orang pemusaran lengkap disitu ada tenaga medis, pengali kubur termasuk imam bagi umat islam, begitu pula bagi agama lain, ” sambung Nujumuddin.
 
Melihat dari data kematian akibat covid-19, Nujumuddin mengimbau kepada seluruh masyatakat Provinsi Jambi, khususnya Kota Jambi untuk tetap mentaati protokol kesehatan, sesuai dengan anjuran pemerintah dan Satgas Penanganan Covid-19. “Kita wajib waspada, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan jaga jarak, rajin cuci tangan, hindari kerumunan, pakai masker, karena covid-19 ini sangat berbahaya bagi kehidupan manusia, ” tambah Nujumuddin. (opi)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait