Dinas Pertanian dan Holtikultura Tanjab Barat Disinyalir Sengaja Tutupi Kegiatan Embung Bantuan Pemerintah Pusat

67 views

TANJAB BARAT- Sepertinya Dinas Pertanian dan Holtikutura Tanjab Barat Terima bantuan kegiatan Embung dari pemerintah pusat.
Yang menjadi suatu pertanyaan kegiatan bantuan tersebut nyaris diduga terkesan sengaja di bungkus rapi agar tidak terendus oleh publik.

Terungkap kegiatan Embung ini bedasarkan informasi yang dihimpun di lapangan,yang mana di Tahun ini dinas pertanian dan holtikultura Tanjab barat terima bantuan embung.

Kebenaran informasi bantuan tersebut di perkuat hasil konfirmasi langsung dengan kepala dinas pertanian dan holtikultura Tanjab Barat Zainuddin,ketika di sambangi langsung di ruang kerjanya,Kamis(17/6/21) pagi.

Dikonfirmasi terkait bantuan Embung, Zainuddin tidak menepik bahkan pihaknya membenarkan bahwa dinas pertanian dan Holtikultura ada kegiatan Embung yang di bantu oleh pusat.

” Memang Benar tahun ini kita ada kegiatan Embung,lokasi kegiatan Embung berada di kelurahan sungai Nibung atas nama kelompok tani Nibung jaya,”cetus nya.

Diakuinya,bantuan tersebut teknis pelaksanaannya tidak sama seperti proyek, pelaksanaanya langsung di kelola oleh kelompok tani.

Ditanya sejauh mana peran dinas dalam kegiatan tersebut? ungkapnya Dinas hanya membantu mengusulkan proposal petani ke pusat.

Disinggung jika di kelola langsung oleh kelompok tani apakah petani paham tentang teknis kegiatan,jelas Zainuddin ada konsultant nya kalau tidak salah H.Somat konsultant nya,”sebut Zainuddin.

Lebih jauh soal teknis kegiatan dilapangan, Zainuddin mengaku tidak tahu, untuk lebih jelasnya coba tanya saja langsung ke Kabid Sarana dan prasarana nya.

“saya dak paham juga, karena PPTK mengenai kegiatan ada dengan Bu Ade,” ujar kadis, Ir. Zainuddin.

Sementara Kabid Sarana dan prasarana dinas pertanian dan holtikultura yang Notaben nya juga selaku PPTK dalam kegiatan tersebut Ade Rahmawati, ST di upaya konfirmasi terkesan selalu menghindar.

Yang lebih uniknya, meski sudah bertatap muka, Kabid tersebut malah terkesan cuek dan mengabaikan sejumlah awak media yang sudah datang dan menunggu.

“Maaf saya mau pergi, sama kadis saja,” sambil menghindar, Kamis (17/6) pagi sekira pukul 10.50.

Sementara terkait Nama konsultant H.Somat di sebut-sebut oleh kadis pertanian dan holtikultura sebagai konsultan dalam kegiatan Embung tersebut,

H.Somat membantah,terkait pembangunan Embung tersebut tidak pakai pengawasan konsultant, sebab kegiatan diawasi langsung oleh pihak dinas.

 

“apa yang disampaikan kadis tersebut salah infomasi,saya tidak ada terlibat sedikitpun dalam kegiatan embung itu,”terangnya melalui via WhatsApp pribadinya saat di konfirmasi.

 

Melihat fenomena yang terjadi pada pejabat pejabat yang berwenang tapi enggan dikonfirmasi mengenai program yang dijalankan. Ketua DPC Aliansi Wartawan Indonesia (AWI), Samsul menanggapi, pihaknya sangat menyesalkan ada pejabat yang tidak kooperatif dengan keterbukaan informasi publik.

” Ada apa ini yang di sembunyikan? masa cuman ditanya program aja lari,” ungkapnya.

Diakuinya,Mengenai hal ini dirinya pun meminta kepada kepala daerah untuk dapat menyaring pejabat-pejabat yang bisa kooperatif dalam mendengarkan dan ditanyai oleh awak media.

” Masa seorang Kabid berperilaku seperti itu kepada media, kita minta Bupati dan wakil Bupati evaluasi pejabat yang seperti itu,” Demikian Ujarnya.

Sementara berapa anggota DPRD Tanjab Barat di konfirmasi terkait kegiatan embangunan embung tersebut,mengaku tidak tahu bahkan mereka sedikit terkejut dan kembali balik tanya.

“tidak tahu kita ada kegiatan embung tahun ini,karena tidak ada disampaikan pihak dinas secara rinci ke kami, biasanya sebelum turun Program itu di sampaikan ke kami, meskipun itu berada di bidang komisi lain,”cetus ketua komisi lll Hamdani Politisi PDI-Perjuangan ini.

Terpisah hal senada juga di sampaikan ketua komisi ll Suprayogi,pihaknya mengaku tidak tahu ada kegiatan tersebut.

“jika benar ada kegiatan tersebut akan kami panggil nanti pihak dinas terkait dan kami pertanyakan kebetulan mitra kerja komisi ll,”tegas politisi muda partai Golkar ini.

Sementara mengacu dalam aturan sudah jelas DPRD memiliki fungsi,salah satunya seperti soal Anggaran dan Pengawasan,namun anehnya dewan tidak tahu ada kegiatan Embung di Dinas pertanian dan holtikultura ini.(by/*)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait