Dua Pasangan Diduga Berbuat Asusila Kena Sidang Adat

675 views

Muara Bulian – Terkait kasus penangkapan dugaan terlibat perbuatan asusila (perzinahan) yang terjadi di RT.13 Desa Sungai Buluh, Lembaga Adat Desa sungai buluh langsung melaksanakan sidang adat terhadap kasus asusila (perzinahan) terhadap dua pasangan pemuda pemudi tersebut.

Sidang ini di laksanakan di Kantor Balai Desa Sungai Buluh pada Pukul 16.00 WIB. Dua pasangan yang di sidangkan tersebut berinisial A Bin B dengan S Binti L dan A Bin A dengan P Binti A.

Sidang adat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Nenek-Mamak, Tuo-tuo Tengganai, Pemilik Warung, Pihak Keluarga pelaku dan Warga lainnya.

Sekretaris Lemabaga Adat Desa Sungai Buluh Masnir saat di konfirmasi saat sidang selesai mengatakan, dari sidang adat tersebut terhubung atas pelaku yang berstatus bujang dan gadis, maka sesuai dengan eco pakai adat Desa Sungai Buluh maka keduanya masing-masing akan di kenakan denda adat. Sabtu (16/11).”Atas perbuatan yang dilakukaan dikenakan denda, Wajib nikah, satu ekor kambing, dua puluh gantang beras, dua puluh tali kelapa, selemak semanis, kain putih lima hasta, jika di uangkan Rp.2.600.000,- setiap pasangan, dan karena mereka satu pasangan berdua maka mereka akan membayar bersama-sama dengan uang senilai Rp.1.300.000,- jika itu di uangkan,” terang Masnir.

Saat disinggung masalah sanksi terhadap pemilik warung tersebut, Masnir mengatakan pihak Lembaga Adat akan menyerahkan semuanya ke pemerintah desa sungai buluh. Jika nanti pihak desa mengundang lagi Lembaga Adat, pihaknya siap memutuskan lagi hal tersebut.”Untuk denda ini di bayar paling lambat 15 hari setelah sidang di putuskan, terhitung hari ini, meskipun pelaku ada yang tidak hadir hal ini tetap berlaku. Dan jika tidak membayar denda maka sanksi ini akan di proses melalui jalur hukum Kepolisian.” ujarnya. (RUD)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait