Dua Terduga Pengedar Sabu di Batanghari Diciduk Polisi

56 views

Muara Bulian – Satresnarkoba Polres Batanghari, kembali berhasil menciduk dua orang pria terduga pengedar narkotika jenis sabu. Kedua tersangka ini ditangkap setelah pihak Kepolisian melakukan penyelidikan terkait dugaan transaksi jual beli narkoba di wilayah Kecamatan Bajubang berdasarkan informasi dari masyarakat. Rabu (26/10).

Waka Polres Batanghari Kompol. Andi Zulkifli mengungkapkan, kedua tersangka yang berhasil diamankan jajarannya ini, yakni berinisial “S” usia 32 tahun warga Desa Batin, dan “DI” usia 36 tahun warga Desa Petajen.

“Kedua tersangka berhasil ditangkap setelah tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penggerebekan di rumah tersangka “S” pada 16 oktober 2021 sekira pukul 19.30 wib. Dimana saat itu, keduanya sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu,”Kata Kompol Andi.

Dilanjutkan Waka Polres, Meski sempat tidak menemukan barang bukti narkotika saat dilakukan penggeledahan badan dan pakaian terhadap kedua tersangka. Namun, Polisi pun akhirnya berhasil menemukan barang bukti berupa sabu sebanyak 11 paket siap edar yang disimpan dalam kaleng rokok dibalik rerumputan tepatnya dihalaman rumah tersangka “S” dan juga alat hisap sabu. Belasan paket sabu seberat 3,42 gram ini diakui “S” milik tersangka “DI”.

“Selain menemukan barang bukti narkoba tersebut, Polisi juga berhasil menemukan dua pucuk senjata api rakitan beserta empat butir peluru aktif, dan lima bilah senjata tajam jenis celurit dan pisau saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka “DI”. Selain itu, juga ditemukan sejumlah plastik kosong dan timbangan digital serta barang bukti lainnya,”Ungkap Kompol Andi.

Sedangkan menurut keterangan tersangka “DI”, jika barang haram tersebut ia beli sebesar Rp.5 juta, dari seorang terduga bandar berinisial “A” yang saat ini masih dalam pengejaran pihak Kepolisian. Sementara terkait kepemilikan senjata api, Polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 junto pasal 132 ayat 1 dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan terkait kepemilikan senjata api, telah dilimpahkan Satresnarkoba ke Satreskrim Polres setempat guna penyelidikan lebih lanjut,”Tutupnya.(RUD)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait