Gerakan Percepatan Tanam, Wamentan Sudaryono Ajak Petani Batang Hari Tanam Padi

37 views

Batang Hari – Dalam kunjungan kerjanya di wilayah Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari. Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Sudaryono, melakukan proses giat tanam padi bersama para kelompok tani yang ada di Kelurahan setempat. Selasa (21/04/2026)

 

Kegiatan ini diketahui dalam rangka gerakan percepatan tanam yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian. Pada acara tersebut, terlihat juga Wamentan bersama Pemerintah setempat membahas program pertanian.

 

Sebelum melakukan kegiatan tanam, Wamem Pertanian RI Sudaryono juga membuka zoom meeting bersama 16 Provinsi yang ada di Indonesia. Belasan Provinsi yang mengikuti zoom ini, juga diberikan waktu untuk melakukan sesi tanya jawab.

 

Wamen Pertanian juga meminta belasan Provinsi yang mengikuti zoom ini untuk dilakukan pendataan, dan tentunya Wamen pastikan akan memberikan bantuan langsung kepada para Peserta sesuai dengan kebutuhan dan keluhan yang dimiliki setiap Daerah tersebut.

 

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief dalam sambutannya mengatakan, saat Daerah menargetkan tanam padi seluas 8.252 hektar, target ini terbilang meningkat jika di banding dengan tahun lalu yang mencapai 7.250 hektar baku sawah yang sudah tertanam.

 

Untuk permasalahan tanam padi, saya memastikan sudah banyak bantuan dari Pemerintah Pusat yang telah diberikan, baik dari benih, pupuk subsidi, alat mesin pertanian dan lain lain.

 

Maka dari itu dirinya sangat berterimakasih atas bantuan Pemerintah Pusat sejauh ini. Semoga Pemerintah Pusat kedepan agar selalu mendukung setiap program pertanian yang telah dicanangkan.

 

“Kami juga berharap, saat ini dilahan Cetak sawah rakyat (CSR) yang telah dibuat dengan luasan kurang lebih 603,5 hektar, nantinya dapat dibantu pembuatan irigasi, agar lahan yang sudah dicetak tidak terkena banjir”Katanya.

 

Bupati MFA juga memastikan, Batang Hari dipastikan saat ini hingga awal Mei mendatang akan memulai proses tanam padi sawah. Sehingga, setelah padi tersebut tumbuh, ditengah prediksi kemarau panjang atau elnino godzila.

 

“Untuk ditahun lalu juga dipastikan untuk hasil produksi padi di Batang Hari terus mengalami peningkatan yang sangat baik hingga 8.500 ton,”Ungkapnya.

 

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Sudaryono mengatakan, langkah percepatan tanam padi dilahan cetak sawah rakyat akan terus digencarkan, salah satunya seperti yang dilakukan di Batang Hari saat ini.

 

“Saat ini saya juga melakukan zoom secara serentak di 16 Provinsi yang ada di Indonesia, selain mendengarkan keluhan para petani yang ada disetiap wilayah tersebut, kami juga akan membantu apa yang dibutuhkan para petani disana,”Ucapnya.

 

Wamen juga menjelaskan, kalau saat ini percepatan swasembada pangan di Indonesia sudah terbilang cepat. Bahkan, untuk kebutuhan pangan seperti beras, kita tidak lagi membeli beras impor.

 

“Dan untuk permasalah kebutuhan yang ada di Kabupaten Batang Hari, dirinya juga memastikan akan membantu apa saja yang mengalami kekurangan, sehingga program CSR yang ada saat ini terus berlanjut tanpa ada kendala,”Tutupnya.(RUD)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait