Harga Hewan Qurban Di Batanghari Melejit

944 views

IMG20160725181722Laporan:Supriyadi,Rakyatjambi.co

Rakyatjambi.co,Batanghari- Harga hewan kurban ditingkat pedagang yang ada di wilayah kabupaten Batanghari diperkirakan berkisar diantara 12 sampai 15 juta perekor. Harga ini diperkirakan karena dipengaruhi minimnya stok hewan dan sulitnya pemeliharaan dan  pakan.” Untuk harga hewan kurban tahun ini diperkirakan antara 12 sampai 15 juta perekor,” kata Kadis Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Batanghari, Ir Amir Hasbi melalui Kabid Produksi Kusumo kemarin.

Menurut Kusumo, berdasarkan data kebutuhan dan stok ternak untuk hari raya Idul Adha tahun 2016 ini diperkirakan jumlah hewan kurban yang akan dipotong pada tahun ini mencapai 586 ekor meliputi sapi, kerbau dan kambing.” Tahun ini diperkirakan kebutuhan hewan kurban untuk hari raya Idul Adha sebanyak 586 ekor,” ujar Kusumo.

Karena itu diperlukan upaya menjamin ketentraman umat Islam yang akan menyelenggarakan ibadah kurban, salah satunya melalui antisipasi agar hewan ternak yang disembelih memenuhi syarat kesehatan hewan sesuai syariat Islam,” sambungnya.

Menurutnya, melalui Dinas Peternakan Batanghari tentunya akan tetap melakukan pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban mulai dari sebelum disembelih hingga setelahnya untuk melihat kualitas daging. Tujuan pengawasan yaitu supaya penyakit menular terutama yang bersifat zoonosis dapat dicegah dan dikendalikan.” Kami berharap pemeriksaan dan pengawasan terhadap hewan kurban yang intensif akan membuat hewan kurban yang akan disembelih dapat memenuhi kualitas serta sesuai syariat Islam seperti halal, aman, utuh dan sehat,” katanya.

Dia juga berharap pedagang memperjualbelikan hewan kurban yang sehat, tidak cacat, cukup umur, berkelamin jantan dan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal. Penjual ternak kurban juga diminta untuk melakukan penampungan di tempat tertentu agar memudahkan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan.

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait