Jelang Idul Adha, Penjualan Sapi Menurun

1302 views

Beritaduo, MuaraBungo-Meningkatnya harga jual sapi kurban di hari raya Idul Adha tahun ini berpengaruh pada hasil penjualan sapi. Penjualan sapi kurban mengalami penurunan dibanding tahun lalu.

Subhan, peternak sekaligus penjual sapi kurban di kawasan Candika, Muara Bungo mengatakan penurunan pembelian sapi kurban oleh masyarakat yang hendak berkurban pada tahun ini mencapai 40%. Naiknya harga jual sapi dinilainya menjadi penyebab hal tersebut terjadi.

“Penjualan sapi kami untuk tahun ini mengalami penurunan antara 30- 40 persen dibanding tahun lalu,” ungkapnya kepada beritaduo.com Rabu (23/9).

Lanjut Subhan, pihaknya baru berhasil menjual sapi kurban sebanyak 9 ekor. Padahal, ditahun sebelumnya penjualan jauh di atas angka tersebut.

“Padahal, hari “H” nya sudah dekat. Situasi yang terjadi hingga kini masih sepi-sepi saja. Paling tidak hari terakhir penjualan sapi kurban, tapi nampaknya juga akan sepi,” sebutnya.

Rendahnya penjualan pada sapi kurban itu, menurut Supardi juga dialami ternak kambing kurban. Penjualan kambing di tahun ini ikut lesu.

Untuk harga jual, Supardi mengatakan, untuk ternak sapi berkisar Rp 10-12 juta per ekor, kambing ukuran kecil berkisar Rp 1,5 juta dan yang besar berkisar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta.

“Penjual hewan kurban pun sepengetahuan saya lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Selain itu untuk sapi memang trendnya lebih pada bobot yang lebih kecil,” jelasnya.

Menurut Supardi mau tidak mau sapi yang tersisa akan dipotong untuk dipasarkan usai Idul Adha.
“Kalau ditanya rugi ya rugi. Dari penjual paling tidak dia bisa rugi Rp 1 juta untuk satu ekor sapi yang tidak laku,” jelasnya.

Sementara itu, pantauan rakyatjambi.co di Dinas Pertenakan Kabupaten Bungo, Rabu (23/9) juga mengalami penurunan terhadap penjualan sapi, Dari 150 ekor sapi yang telah disiapkan oleh Dinas Peternakaan dan Perikanan Kabupaten Bungo untuk kurban hari raya Idul Adha sampai saat ini hanya 12 ekor yang terjual, hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bungo Syaiful Azhar kepada wartawan (23/9) .

“Ya sangat merosot sekali, Tidak seperti tahun kemarin, stok yang disediakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan habis dipesan, Berbeda sekali dengan tahun ini ” ujar Syaiful

Syaiful juga mengatakan faktor merosotnya penjualan sapi Qurban adalah dampak dari ekonomi masyarakat yang saat ini semakin melemah pasca melonjaknya harga sembako yang tidak bisa mengimbangi harga karet dan sawit yang sebagian besar pencarian masyarakat Kabupaten Bungo.

” Sebenarnya tahun ini stok sapi baik dari pemda dan petani mencapai 500 ekor, Namun penjualan turun drastic sehingga peternak merugi ” tambah Syaiful. (Ah)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait