Komisi II DPRD Kota Jambi Sambut Kunjungan Kerja Kementrian Koperasi Dan UMKM- RI

1098 views

suarajambi_com_3_20160519_20.37.51

RAKYATJAMBI.CO – Komisi II DPRD Kota Jambi  menyambut Kunjungan kerja Kementerian Koperasi dan UMKM pusat dalam rangka koordinasi dan konsultasi mengenai pemberdayaan UKM di Bidang Kelembagaan Koperasi dan UKM, Kamis (19/05).

Toto Sugiono,Sekretaris Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM mengatakan,kunjungan ke DPRD Kota Jambi adalah untuk memberikan pemahaman bagaimana dalam koperasi khususnya di Kota Jambi.serta program pemberyaan koperasi dan UMKM.

Ia menambah,koperasi yang tidak aktif terjadi beberapa tahun lalu dikeranakan tidak terselektif melalui pra dan juga secara ketentuan tidak dipatuhi,maka dari itu untuk sekarang ini mendirikan koperasi harus melalui pra serta tujuan,kegiatan dan anggotanya lengkap.

“Sekarang ini sudah jelas, untuk koperasi yang tidak aktif selama ini kerana ingin cepat-cepat mendapatkan beberapa program sehingga pendidikan koperasi tidak selektif lagi,”ucapnya.

Untuk Koperasi yang tidak aktif, tidak serta merta ditutup akan tetapi harus dilakukan pembinaan, serta memberi kesempatan untuk memperbaiki, kerena koperasi yang tidak aktif tersebut kemungkinan kalau langsung dibubarkan ada hubungan dengan lembaga keunagan pihak ketiga.

“Kebijakan Kementrian adalah lebih baik koperasi sedikit tapi berkualitas, dari pada banyak koperasi justru menjadi beban. Kementeri koperasi sudah meloucing tentang badan hukum secara online sehingga Dinas Kebupaten dan Kota bisa menseleksi serta pembinaan harus dilakukan,”katanya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi Efron Purba mengungkpakan, behwa pengembangan koperasi di Kota Jambi memang sangat minim, sekian persen banyak yang tidak aktif, serta kepercayaan masyarakat terhadap koperasi sangat kurang.

“Rencana kami nanti akan membuat peraturan daerah,wujud nyata dalam mendukung perkembangan koperasi di Kota Jambi, kita juga memberikan masukan kepada kementrian koperasi agar bisa hidup disagala bidang, jangan terpaku dengan simpan pinjam,”ungkapnya.

Arzi Efendi,Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Jambi mengatakan untuk koperasi yang ada sekarang  terus pihaknya melakukan pembinaan, Sehingga kedepannya bagaimana koperasi bisa aktif kembali. “Pengurus koperasi harus membina anggotanya. Jumlah Koperasi di Kota Jambi 747 lebih, yang masih aktif sekitar 45 persen,”ucapnya.

Permasalahan koperasi yang tidak aktif yaitu SDM, permodalan, serta keaktifan anggota. rata-rata koperasi bergerak dibidang simpan pinjam.(Adv)

Comments

comments

Penulis: 
    author

    Posting Terkait